GUNUNGKIDUL - Misteri penemuan jasad perempuan di Pantai Krakal, Kapanewon Tanjungsari, pada 4 Agustus 2025 akhirnya terungkap. Hasil tes DNA memastikan bahwa jasad tersebut adalah Azka Nurfadillah, pengunjung asal Jakarta yang sebelumnya dilaporkan hilang di Pantai Siung, Kapanewon Tepus, pada 26 Juli 2025.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah I Sadeng Sunu Handoko membenarkan kabar tersebut setelah pihaknya menerima salinan hasil tes DNA dari kelurga korban.
Baca Juga: Bayi Berusia Empat Bulan di Kebumen Meninggal usai Mengikuti Operasi Bibir Sumbing Gratis
“Berdasarkan hasil tes DNA, dipastikan bahwa jenazah yang ditemukan di Pantai Krakal adalah Azka Nurfadillah. Sampel yang diambil dari keluarga korban menunjukkan kecocokan. Dengan demikian, teka-teki hilangnya korban di Pantai Siung pada akhir Juli lalu sudah terjawab,” jelas Sunu saat dikonfirmasi pada Selasa, (9/9/2025).
Azka dilaporkan hilang pada Minggu pagi, 27 Juli 2025, sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu, korban terakhir terlihat berada di kawasan Pantai Siung sebelum dinyatakan terseret ombak. Upaya pencarian sempat dilakukan oleh tim SAR gabungan, namun korban tidak segera ditemukan hingga kemudian jasad perempuan tanpa identitas ditemukan di Pantai Krakal, sekitar 15 kilometer dari lokasi awal.
Kabar kepastian identitas korban juga disampaikan oleh pihak keluarga. Wilda Murdin, perwakilan keluarga, mengkonfirmasi hasil tes DNA yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit Bhayangkara.
Dengan hasil identifikasi ini, kata Wilda, keluarga korban akhirnya bisa memastikan keberadaan Azka setelah hampir dua minggu menunggu kabar. Tim SAR dan pihak keluarga menyatakan lega karena proses pencarian berakhir dengan kepastian meski dalam keadaan duka.
“Hasil tes DNA sudah keluar. Jenazah yang ditemukan di Pantai Krakal telah teridentifikasi sebagai keluarga kami, almarhumah Azka Nurfadillah. Semoga almarhumah husnul khotimah dan mendapat tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar Wilda saat dihubungi. (bas)
Editor : Heru Pratomo