Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tak Segera Diperbaiki Pemkab, Warga Dusun Gude Sumberwungu Tepus Gunungkidul Jual Benguk untuk Perbaiki Jalan Rusak

Yusuf Bastiar • Selasa, 17 Juni 2025 | 06:45 WIB

 

 

Tak Segera Diperbaiki Pemkab, Warga Dusun Gude Sumberwungu Tepus Gunungkidul Jual Benguk untuk Perbaiki Jalan Rusak
Tak Segera Diperbaiki Pemkab, Warga Dusun Gude Sumberwungu Tepus Gunungkidul Jual Benguk untuk Perbaiki Jalan Rusak

 

 

GUNUNGKIDUL - Warga Dusun Gude Kalurahan Sumberwungu Kapanewon Tepus melakukan perbaikan jalan dusun yang rusak parah menggunakan dana urunan swadaya masyarakat Senin (16/6).

Pasalnya, menurut Kepala Dusun Gude Dwi Rusianto jalan dusun tersebut sebenarnya merupakan jalan kabupaten ruas 35 yang selama ini tidak tersentuh pembangunan.

Rusaknya jalan dusun tersebut, kata dia, sering mengakibatkan kecelakaan warga. Baik itu pejalan kaki atau penggunaan kendaraan pribadi. “Kami sudah menunggu, tapi pemerintah tak kunjung memperbaiki jalan ini,” ujar Dwi saat ditemui pada Senin, (16/6).

Lelah menunggu, warga berinisiatif menjual benguk yang banyak merambat di pekarangan warga Dusun Gude. Mulanya, warga memetik dan mengumpulkan benguk di satu tempat. Kemudian, benguk dijemur agar kering. Setelah itu, benguk yang terkumpul lalu dijual ke pasar.

Dari uang penjualan benguk inilah warga secara mandiri, menurut Dwi berhasil memperbaiki jalan dusun. “Inisiatif warga masyarakat dari hasil jimpitan thithik benguk. Dari jual benguk, dapat Rp 8 juta. Ya uang segitu buat perbaiki jalan,” ujar Dwi.

Dari Rp 8 juta yang terkumpul, menurut Dwi belum mencukupi untuk melakukan perbaikan jalan rusak di Padukuhan Gude. Sebab, kini uang tersebut sudah mulai menipis setelah dipergunakan untuk memperbaiki jalan cor blok sepanjang 40 meter.

Sebagai Kepala Dusun, Dwi mengaku sempat menanyakan ke pihak kalurahan. Namun, karena jalan tersebut masuk ruas jalan kabupaten pihak kelurahan tidak memiliki anggaran perbaikan jalan. “Ya, itu tanggung jawab pemerintah kabupaten,” tegas Dwi.

Warga Dusun Gude lainnya Utsman Hidayat mengatakan, akibat jalan yang rusak parah mengakibatkan kecelakaan. Utsman mengaku jika kecelakaan tersebut murni karena jalan dusun yang sudah rusak parah.

Sehingga, karena sudah tak tahan atas kerusakan jalan akhirnya warga berinisiatif melakukan perbaikan secara mandiri. “Sering kecelakaan, termasuk simbah saya sendiri pernah terjatuh,” ujar Ustman.

Ustman mengaku warga Gude butuh kenyamanan dan rasa aman saat melakukan aktivitas sehari-hari. Dirinya juga heran kenapa dusunnya selama ini tidak tersentuh pembangunan langsung dari pihak pemerintah kabupaten. Padahal, menurutnya jalan Dusun Gude merupakan jalan utama untuk aktivitas pendidikan dan ekonomi warga.

Bahkan, Ustman kerap melihat wisatawan yang hendak menuju pantai Indrayanti dan Siung.“Kalau ke selatan nanti tembus JJLS, nanti ke arah pantai Indrayanti, kalau ke arah timur tembus Pantai Gesing, nanti ke arah siung, kalau dari utara dari Semanu,” ungkapnya. (cr1/pra)

Editor : Heru Pratomo
#jual #jalan rusak #Gunungkidul #Tepus #dusun #benguk