Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dukung Swasembada Pangan 2025, Kementan RI Salurkan 19.035 Ton Benih Jagung Hibrida, 'Masih Musim Hujan Waktunya Menanam'

Andi May • Senin, 31 Maret 2025 | 17:15 WIB
Para petani di Gunungkidul menerima bantuan benih jagung.
Para petani di Gunungkidul menerima bantuan benih jagung.

GUNUNGKIDUL - Sebagai bagian dari upaya mendukung swasembada pangan nasional 2025, Kementerian Pertanian RI menyalurkan bantuan 19.035 ton benih jagung hibrida Bisi-18 kepada para petani di Gunungkidul.

Bantuan ini diperuntukkan bagi lahan seluas 1.269 hektare yang tersebar di enam kapanewon.

Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul Raharjo Yuwono mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari program Perluasan Areal Tanam (PAT) dan Peningkatan Indeks Pertanaman (PIP) yakni untuk mempercepat tanam padi dan jagung.

“Di musim tanam kedua tahun ini, bantuan benih jagung hibrida kami harapkan dapat mempercepat pemulihan sektor pertanian di Gunungkidul serta meningkatkan produktivitas pangan," Ujar Raharjo, Minggu (24/3/2025). 

Benih jagung ini akan didistribusikan ke enam kapanewon, yakni Wonosari (589 hektare), Paliyan (191 hektare), Playen (742 hektare), Purwosari (35 hektare), Karangmojo (303 hektare), dan Nglipar (69 hektare).

Proses distribusi telah dimulai, termasuk di kelompok tani Kalurahan Girijati, Kapanewon Purwosari, yang menerima alokasi untuk 35 hektare lahan.

Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengimbau para petani untuk segera memanfaatkan benih yang diterima.

“Musim hujan masih berlangsung, ini saat yang tepat untuk menanam. Kami harapkan hasil panen nanti bisa meningkatkan kesejahteraan petani,” katanya.

Selain itu, bantuan tersebut diharapkan dapat berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan di Gunungkidul serta membantu mengendalikan inflasi melalui ketersediaan bahan pangan yang cukup di pasaran.

"Bantuan ini menjadi langkah konkret dalam mencapai swasembada pangan yang berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan pangan," imbuhnya. (ndi/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#kementan ri #petani gunungkidul #bantuan benih #Kementerian Pertanian #benih jagung hibrida #Swasembada Pangan Nasional