GUNUNGKIDUL - Sebanyak 16 titik terdampak bencana hidremeteorologi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Gunungkidul pada Selasa malam (24/12). Titik-titik yang terdampak ini meliputi rumah warga, rumah sakit, dan fasilitas umum lainnya.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul mencatat, beberapa jalan utama terdampak. Termasuk Jalan Jetis-Saptosari-Paliyan di sekitar Blondo. Material berupa batuan kerikil masuk ke badan jalan. Akibatnya, akses sementara ditutup hingga proses pembersihan selesai pada pukul 20.33.
Banjir juga sempat terjadi di sejumlah lokasi seperti di Jalan Kesatrian Wonosari dan depan RSUD Wonosari. Air sempat masuk hingga mencapai Bangsal Mawar pada pukul 18.05. Namun situasi langsung diantisipasi dan terkendali.
Baca Juga: Pasang Garis Pengaman di Pantai Dewaruci, Libur Natal Kunjungan Wisatawan Naik Lima Kali Lipat
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gunungkidul Sumadi mengatakan, pohon tumbang juga menimpa jaringan listrik di Kalurahan Getas, Playen. Rumah warga di beberapa lokasi juga terdampak banjir, seperti rumah milik Kaspan di Jonge, Semanu, yang terendam air setinggi 50 cm, serta rumah Ngatimin di Wukirsari, Baleharjo, yang terendam."Serta rumah milik warga bernama Maryono di Banjarejo, Tanjungsari yang tertimpa pohon," ujar Sumadi, kemarin (25/12).
Selain itu, petir menyambar instalasi listrik di Plembon Lor, Logandeng, Playen, mengakibatkan listrik padam di tiga rumah warga. Dua kandang sapi di Jasem Lor, Pacarejo, Semanu, milik Pak Gumrek dan Mas Fajar, terendam air akibat luapan. Beruntung, sapi-sapi telah berhasil dievakuasi. “ami mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi hujan deras yang masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan," ucapnya.
Selain itu, pihaknya juga telah menyalurkan bantuan logistik berupa peralatan penanganan dan makanan. Pihaknya juga memastikan tidak ada korban luka maupun dalam beberapa insiden bencana tersebut. "Jika terjadi hujan deras disertai angin kencang, warga sebaiknya menghindari pohon besar, tiang listrik, reklame, daerah rawan longsor dan sekitaran aliran sungai," pesannya. (ndi)
Editor : Din Miftahudin