GUNUNGKIDUL - Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul mulai mempersiapkan langkah-langkah antisipasi kemacetan menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Sebab, potensi kemacetan rentan terjadi mengingat lonjakan wisatawan yang akan ke Gunungkidul.
Ada dua pos terpadu yang akan ditempatkan di ruas Jalan Yogyakarta - Wonosari yakni di pintu masuk Gunungkidul serta di Bundaran Siyono, Playen. Selain itu, 5 pos pelayanan akan ditempatkan di jalur-jalur wisata.
Kepala Dishub Gunungkidul Irawan Jatmiko memaparkan, pos pelayanan jalur wisata akan ditemapatkan di jalan menuju Pantai Baron, Jalur Jalan Lingkar Selatan, Pule Gendes, Tepus dan Pantai Ngrenehan.
Selain itu juga, pihaknya juga melakukan pengawasan dan pengendalian perparkiran baik di dalam kota maupun objek wisata pantai selatan. Dimana, memastikan ketertiban parkir, pengawasan lokasi larangan parkir, edukasi dan penertiban tarif parkir, serta pelayanan dan pengaman bersama kepolisian.
Lebih lanjut, pos terpadu dan pelayanan akan mulai beroperasi dari Tanggal 23 Desember 2024 hingga 1 Januari 2025. Dalam menghadapi libur Nataru, pihaknya akan melakukan perbaikan fasilitas jalan seperti lampu Apill, PJU, dan rambu lalu lintas.
"Survei jalan mulai dari jalur masuk, jalur wisata dan jalur alternatif," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Urusan Pembinaan Operasional Satlantas Polres Gunungkidul Ipda Sukamto mengatakan, pihaknya akan menempatkan tim urai kemacetan dan ganjal ban di Jalan Yogyakarta - Wonosari.
"Mengingat potensi kemacetan atau kepadatan arus lalu lintas, dikhawatirkan ada kendaraan yang tidak mampu menanjak pada jalur tanjakan," ujar Sukamto. (ndi)
Editor : Heru Pratomo