GUNUNGKIDUL - Sejumlah rumah sarga hingga akses jalan terdampak bencana tanah longsor akibat hujan deras di wilayah Kapanewon Gedangsari, Gunungkidul, Sabtu (7/12) kemarin.
Berdasarkan data Polsek Gedangsari, bencana tanah longsor terjadi di tujuh kalurahan yakni, Kalurahan Ngalang, Mertelu, Tegalrejo, Sampang, Serut, Hargomulyo dan Watugajah.
Kapolsek Gedangsari AKP Suryanto mengungkapkan, hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Wilayah Utara Gunungkidul mulai dari pagi hingga sore hari. Terdata, ada 3 rumah warga dan 5 akses jalan tertutup material longsor."Talud di Kalurahan Ngalang sepanjang 15 meter mengalami longsor dan menutup akses jalan warga," ujar Suryanto kepada awak media, Minggu (8/12).
Material longsor, kata Suryanto, juga menutup akses jalan akses jalan di Padukuhan Padukuhan Prengguk Rt.007/Rw.004 Kal. Tegalrejo. Peristiwa itu juga terjadi di Jalan Padukuhan Dawung - Mongkrong Rt.016/Rw.004 Kalurahan Serut.
Selain itu, material longsor juga menutup saluran air dan akses jalan menuju Padukuhan Sidomulyo Rt.004/Rw.006 Kalurahan Sampang."Material longsor menutup selokan air di Padukuhan Watugajah Rt.002/Rw.001 Kalurahan Watugajah," terangnya.
Suryanto juga mengungkapkan, tanah longsor terjadi di Bukit Clongop berada di area proyek pembangunan jalan baru dan ditangani oleh pihak pelaksanan pembangunan jalan.
Selain menutup akses jalan, material longsor juga menimpa dapur rumah Tukino di Padukuhan Jelok Rt.002/Rw.003 Kalurahan Watugajah. Lalu, menimpa dapur rumah Tukimin di Padukuhan Balong Rt.002/Rw.007 Kalurahan Hargomulyo."Tanah longsor menimpa tembok rumah Sunarwan di Padukuhan Guyangan Lor Rt.004/Rw.010 Kalurahan Mertelu," jelasnya.
Suryanto menerangkan, warga bersama kepolisian telah melakukan giat kerja bakti dengan membersihkan material longsor baik di rumah warga maupun akses jalan. Pihaknya juga memastikan, tidak ada korban luka maupun dalam beberapa insiden itu."Giat kerja bakti selesai sekira Pukul 11.30, secara keseluruhan kegiatan berjalan dengan aman, lancar serta kondusif," tandasnya. (ndi)
Editor : Din Miftahudin