GUNUNGKIDUL - Aksi kejahatan jalanan di Jalan Jalur Lingkar Selatan (JJLS) yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir menimbulkan keresahan masyarakat. Dalam dua minggu terakhir tercatat dua aksi tawuran remaja di kawasan JJLS Kapanewon Saptosari, Gunungkidul.
Menyikapi hal itu, Kapolres Gunungkidul AKBP Ary Murtini mengatakan, pihaknya akan mengambil langkah dalam mencegah terjadinya kejahatan jalanan di JJLS Gunungkidul. Apalagi, sarana penerangan jalan yang belum optimal membuat warga ketakutan akan aksi kejahatan jalanan. "Kami sedang membuat surat permohonan ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gunungkidul terkait pemasangan CCTV di JJLS," ujar Ary, kemarin (18/11).
Pihaknya juga tengah mendata titik-titik yang perlu pemasangan CCTV. Setidaknya, ada 53 titik yang menjadi loksi giat patroli baik jajaran Polsek maupun Polres. Hal itu juga menjadi upaya pencegahan terjadinya kejahatan jalanan. "CCTV itu berdasarkan permintaan masyarakat sekitar, selain dapat memantau lalu lintas juga turut memonitoring tindakan kriminal di JJLS," ucapnya.
Kapolsek Saptosari AKP Suyanto mengatakan, pihaknya bakal memasang tiga titik CCTV. Hal itu sesuai dengan arahan Kapolres Gunungkidul demi mencegah kejadian serupa agar tidak terulang kembali. "Dari pantauan kami, jalanan masih sangat sepi sehingga rawan terjadinya kejahatan jalanan," ujar Suyanto.
Pemasangan CCTV di JJLS menunggu keputusan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. (ndi/din)
Editor : Din Miftahudin