Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tradisi Upacara Adat Pembukaan Cupu Panjala 2024 di Gunungkidul, Muncul 32 Simbol Ramalan

Andi May • Selasa, 15 Oktober 2024 | 21:06 WIB

 

Prosesi Upacara Adat Pembukaan Cupu Panjala, di Kalurahan Girisekar, Kapanewon Panggang, Gunungkidul, Senin (14/10) malam.
Prosesi Upacara Adat Pembukaan Cupu Panjala, di Kalurahan Girisekar, Kapanewon Panggang, Gunungkidul, Senin (14/10) malam.
GUNUNGKIDUL, RADAR JOGJA  - Tradisi upacara adat pembukaan Cupu Panjala kembali digelar oleh warga Kalurahan Girisekar, Kapanewon Panggang, Gunungkidul, Senin (14/10) malam.

Upacara pembukaan Cupu Panjala dimulai pukul 23.00 hingga 00.30 WIB dengan rangkaian ritual-ritual sakral yang dipimpin Juru Kunci Cupu Panjala Ki Medi Suminarno bersama trah keturunan Kyai Panjala.

Cupu sendiri merupakan wadah yang berukuran kecil ditutup dengan kain kafan yang nantinya memunculkan simbol-simbol yang diyakini sebagai ramalan dalam waktu satu tahun ke depan.

Pada upacara adat kali ini, ada 32 simbol ramalan, yakni:

1. Kidul-Wetan gambar manuk marep ngulon.
2. Kidul trotol² reged
3. Kulon gambar wong wadon.
4. Wetan ana getih garing.
5. Singepe salembar nglemek (lembap).
6. Tengah singep trotol² mubeng
7. Wetan gambar jaran.
8. Kidul gambar wedhus madhep ngidul.
9. Kulon gambar Pulau Jawa.
10. Kidul gambar pedhang.
11. Kulon gambar kucing ngadeg.
12. Kidul gambar Bethara Guru madhep ngulon.
13. Wetan gambar menthog.
14. Kidul-kulon gambar tengkorak.
15. Lor-kulon gambar kodhok.
16. Kulon gambar naga mlungker.
17. Kidul gambar wong udut nganggo pipa.
18. Kulon gambar endhas jago madhep ngalor.
19. Lor gambar endhas gundhul madhep ngalor.
20. Kidul gambar bocah gundhul madhep ngidul.
21. Gambar wong nganggo jas, sedhakep.
22. Lor gambar endhas madhep ngulon.
23. Lor gambar jaran madhep ngalor.
24. Lor gambar Bethari Durga madhep ngalor.
25. Kemule salembar resik putih tur garing.
26. Sisih wetan reged.
27. Lor-Wetan angka romawi X
28. Singepe 16 lembar resik, garing.
29. Singepe 35 lembar trotol² reged.
30. Semar tinandhu jejeg.
31. Palang Kinantang dhoyong ngalor-ngetan.
32. Kenthiwiri dhoyong ngulon.

Ahli waris pemilik Cupu Kyai Panjala sekaligus Lurah setempat Sutarpan berharap, simbol ataupun gambar yang muncul dari tradisi bukaaan Cupu Kyai Panjala dapat membawa keberkahan bagi masyarakat.

"Kami tidak menerjamahkan makna dari isi cupu (simbol) tersebut, itu apa adanya, kami tidak bisa mendahului Yang Maha Kuasa," ujar Sutarpan kepada awak media.

Mengenai jumlah simbol yang muncul dari balik kain kafan itu, kata Sutarpan, relatif lebih sedikit dibandinkan dengan tahun sebelumnya. Sutarpan juga mengatakan, tradisi upacara adat berlangsung lebih cepat.

"Biasanya sampai jam 04.00 subuh, ini pukul 00.30 telah selesai dan berjalan dengan lancar," ucapnya.

Upacara adat Pembukaan Kyai Cupu Panjala rupanya mengundang antusias masyarakat untuk menyaksikan.

Sebab, ritual tersebut hanya dilakukan satu kali dalam setahun.

Hadir pula Kepala Kundha Kabudayan Gunungkidul Chairul Agus Mantara.

Ia mengatakan, pihaknya mengapresiasi warga yang masih melestarikan budaya turun-temurun.

"Dulunya simbol-simbol yang muncul identik dengan konsep pertanian, sekarang merambah pada situasi bangsa baik itu ekonomi, politik, dan lain sebagainya," ujar Agus.

Menurutnya, tradisi upacara adat Pembukaan Kyai Cupu Panjala cukup menarik.

Pihaknya berkomitmen untuk selalu mendorong potensi budaya tersebut untuk kesejahteraan masyarakat.

Kalurahan Girisekar sendiri, kata Agus, merupakan desa mandiri budaya yang turut melestarikan tradisi-tradisi turun-temurun masyarakat setempat.

"Kegiatan ini akan kami dorong agar bisa berdampak pada ekonomo masyarakat," tandasnya. (ndi)

Editor : Bahana.
#Ramalan #Gunungkidul #cupu panjala #simbol