GUNUNGKIDUL - Jembatan Baru Kedungwanglu, Kalurahan Banyusoco, Kapanewon Playen, Gunungkidul mulai dibangun, Selasa (1/10). Pembangunan jembatan menjawab permasalahan warga yang terdampak putusnya akses jalan di Padukuhan Kedungwanglu. Luapan air sungai saat hujan deras menggenangi jembatan hingga membuat warga kesulitan untuk beraktivitas.
Salah seorang warga setempat Munadzar Abror mengatakan, tiap musim penghujan air sungai meluap menutupi seluruh crossway. Padahal, jembatan menjadi akses anak-anak untuk menuju ke sekolah.
"Adanya informasi bahwa akan dibangun jembatan baru cukup membuat kami bersyukur, beberapa warga juga berinisiatif merelakan tanahnya untuk mendukung pembangunan itu," ujar Munadzar.
Apalagi, luapan air sungai yang menenggalam jembatan sangat membahayakan warga. Tak sedikit, warga nekat menyebrangi jembatan meskipun arus sungai sangat deras.
Sementara itu, Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan Bidang Bina Marga Dinas PUPESDM DIJ Andi Kurniawan Dharma mengatakan, pembangunan jembatan baru Kedungwanglu memakan waktu 150 hari kalender.
Pagu anggaran senilai Rp 7 miliar dengan nilai kontrak Rp 6,4 miliar. Anggaran berasal dari Dana Keistimewaan (Danais). "Jembatan baru dengan panjang 50 meter, lebar lima meter dan ketinggian lima meter dari permukaan air sungai," ujar Andi.
Menurutnya, pembangunan jembatan baru itu dipastikan tidak bakal digenangi oleh air sungai. Bangunan berbahan konstruksi baja dipastikan kuat dari jembatan yang sebelumnya.
Baca Juga: Mees Hilgers dan Eliano Reijnders Resmi WNI, Erick Thohir: Menambah Kekuatan Lawan Bahrain dan China
Pekerjaan meliputi, pemasangan baja struktur grade 250, galian struktur, beton strukturm baja tulangan, papan nama jembatan, sambungan Siar Muai Tipe Asphaltic, landasan elastrometric karet sintetis berlapis baja, dan pipa drainese baja diameter 150 mm.
"Selain itu, penimbunan, pekerjaan batu, pondasi, gorong-gorong, patok pengarah, rambu jalan, pemasangan lampu penerangan jalan dan lain-lain," jelasnya.
Jembatan lama, kata Andi, bakal digunakan untuk jalan alternatif warga untuk akses keluar masuk kalurahan. Pembangunan jembatan baru ditargetkan rampung pada 30 Desember 2024 mendatang. (ndi/pra)
Editor : Heru Pratomo