Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Persaingan Ketat, 2.580 Pelamar Berebut 89 Formasi CPNS 2024 di Gunungkidul

Andi May • Kamis, 12 September 2024 | 03:45 WIB
Keadaan simulasi pelaksanaan CPNS
Keadaan simulasi pelaksanaan CPNS

 

 

GUNUNGKIDUL - Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Gunungkidul menerima 2.580 pelamar di akhir tahapan registrasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul sendiri membuka lowongan 89 formasi mulai dari tenaga kesehatan dan tenaga teknis.

Kepala Bidang Formasi Pengembangan dan Data Pegawai BKPPD Gunungkidul Farid Juni Haryanto mengatakan, untuk jumlah pendaftar terbanyak ialah auditor ahli pertama berjumlah 124 pelamar. Sedangkan yang paling sedikit yakni dokter spesialis yakni dua pelamar dari 11 formasi yang dibuka.

"Seleksi administrasi sampai 17 September 2024, kemudian SKD 16 Oktober sampai 14 November 2024," kepada awak media, Rabu (11/9).

Dalam kesempatan itu, dia mewanti-wanri potensi-potensi penipuan dengan iming-iming kelulusan seringkali terjadi pada tahapan penerimaan CPNS. Meski dia menyebut, sampai saat ini belum ada laporan ataupun temuan penipuan formasi CPNS.

Baca Juga: Kualitas Udara di Kota Jogja Masih Baik tapi Menurun, DLH Jelaskan Penyebabnya

Baca Juga: Porsi Pendidikan Vokasi di Indonesia Baru 10 Persen, Jauh di Bawah Kata Ideal dengan Persentase 50 Persen

“Biasanya pelamar dijanjikan kelulusan dengan memberikan uang kepada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab," ujar Farid.

BKPPD memastikan, tak ada cara-cara tertentu dalam memuluskan seleksi CPNS. Pelamar diminta untuk tidak mempercayai segala bentuk penipuan yang menjanjikan kelulusan.

Para pendaftar, kata Farid, sebaiknya mempersiapkan diri untuk mengikuti rangkaian seleksi CPNS mulai dari SKD dan tahapan-tahapan lainnya. Percaya dengan kemampuan diri sendiri dan berdoa menjadi cara yang tepat dibandingkan dengan mempercayai oknum yang menjanjikan kelulusan.

Dia memastikan, semua tahapan yang dilaksanakan terbuka dan transparan. “Bergantung pada kemampuan masing-masing pelamar," jelasnya.

Lebih lanjut, pihaknya mengimbau agar pelamar mencari informasi seputar seleksi CPNS melalui sumber terpercaya dan resmi dari pemerintah. (ndi/pra)

Editor : Heru Pratomo
#pelamar #formasi #Gunungkidul #BKPPD #Penipuan #CPNS