Korban bernama Sukija (63) berada di dalam sumur kedalaman 20 meter sudah tidak bergerak dan bersuara sama sekali.
Hingga kini, korban belum dievakuasi menunggu kedatangan Tim SAR.
Dukuh Ngentak Sandi Eko Haryanto mengatakan, insiden itu pertama kali diketahui oleh anak korban yang mendengar bunyi sesuatu terjatuh ke dalam sumur tepat di samping rumah korban.
"Anaknya melaporkan ke kami, korban saat itu sedang membersihkan rumput-rumput di sumur dan anaknya mendengar ada bunyi yang terjatuh," ujar Sandi kepada awak media.
Korban diduga terpeleset saat membersihkan sumur sehingga tercebur ke dalamnya.
Sumur diketahui masih sering digunakan sehingga korban berinisiatif untuk membersihkan sumur tersebut.
Sukija, kata Sandi, masih berada di dalam sumur. Korban diduga telah meninggal dunia lantaran tak merespon suara warga yang berada di lokasi kejadian.
"Kami masih menunggu tim SAR untuk evakuasi, mengingat sumur sangat dalam," jelasnya.
Kapolsek Semin AKP Arif membenarkan adanya warga Padukuhan Ngentak, Kalurahan Candirejo tercebur ke dalam sumur.
"Iya benar (warga terjatuh ke dalam sumur)," ujar Arif.
Pihaknya telah mengerahkan sejumlah personel untuk menuju ke tempat kejadian perkara (tkp). Belum diketahui pasti mengenai kondisi korban saat ini.
Sementara itu, Kepala Bidang Logistik dan Kedarutatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul Sumadi mengatakan, pihaknya telah menuju lokasi untuk melakukan evakuasi korban yang terjatuh ke dalam sumur.
"Menurut informasi yang kami dapatkan, korban sudah tidak bergerak ataupun bersuara, diperkirakan sudah meninggal dunia," ujar Sumadi.
Lebih lanjut, dia menjelaskan, peralatan evakuasi meliputi personel, tali, dan penyelematan lainnya dikerahkan dalam upaya evakuasi.
Editor : Bahana.