Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sudah Salurkan 4,1 Juta Air Bersih, Stok Menipis, Status Siaga Darurat Kekeringan di Gunungkidul Diperpanjang

Andi May • Selasa, 27 Agustus 2024 | 04:15 WIB

Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Purwono saat diwawancarai awak media.Andi May/Radar Jogja
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Purwono saat diwawancarai awak media.Andi May/Radar Jogja

 


RADAR JOGJA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul memperpanjang status siaga darurat kekeringan hingga 30 Oktober 2024. Kemarau yang tak kunjung usai membuat wilayah terdampak kekeringan kian bertambah.


Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Purwono mengatakan, status siaga kekeringan sebelumnya sejak 1 Juni hingga 31 Agustus 2024. Hal itu sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Nomor 135/KPTS/2024. "Hujan tak lunjung turun, wilayah terdampak bencana kekeringan bertambah, pertimbangan itu kami perpanjang status siaga darurat kekeringan," ujar Purwono kepada awak media, Senin (26/8).


Purwono menambahkan, perpanjangan status siaga kekeringan mempertimbangkan prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) puncak musim kemarau terjadi hingga Oktober dasarian kedua.


Dia menyebut, permohonan akan bantuan air bersih semakin meningkat. Apalagi, wilayah-wilayah yang sulit untuk mendapatkan mata air. Data BPBD Gunungkidul mencatat 832 tangki telah tersalurkan. "Kekeringan belum usai, stok bantuan air bersih menipis, sudah tersalurkan 832 tangki atau 4,1 juta liter air bersih," ungkapnya.


Kepala Seksi Logistik BPBD Kabupaten Gunungkidul Arif Prasetyo Nugroho menyebut wiayah terdampak yakni Kapanewon Girisubo, Panggang, Rongkop, Saptosari, Tepus, Karangmojo, Nglipar dan Ponjong.


Sekitar 50.000 jiwa di Kabupaten Gunungkidul terdampak bencana kekeringan. Untuk itu, pihaknya telah mengajukan biaya tambahan untuk menambah ketersediaan air bersih yang akan didroping. "Sebelumnya kami siapkan 1.00, sekarang sisa 162 tangki, ke depan kami akan tambah 600 tangki air bersih," ujar Arif.


Dia juga menuturkan, pihaknya telah menerima bantuan air bersih sebanyak lima tangki untuk penanganan bencana kekeringan.


"Pengajuan tambahan stok air bersih telah kami ajukan, dana yang disiapkan berasal dari Belanja Tak Terduga (BTT) APBD Pemkab Gunungkidul," jelasnya.(ndi/pra)

Editor : Satria Pradika
#belanja tak terduga #stok menipis #Siaga Darurat Kekeringan #btt #Gunungkidul #APBD Pemkab Gunungkidul #puncak musim kemarau #BPBD #BMKG