RADAR JOGJA - Veda Ega Pratama, remaja asal Gunungkidul, berhasil meraih podium Red Bull Rookies Cup 2024 di Austria, Minggu (18/8). Rider berumur 16 tahun itu banyak menuai pujian usai mengharumkan nama Indonesia di ajang balapan motor bergengsi internasional di posisi ketiga.
Bakat bermotor Veda rupanya telah terlihat sejak usia 6 tahun itu. Kala itu ia mengagumi ayahnya, Sudarmono yang juga seorang pembalap. Ayahnya mengatakan, Veda mahir dalam balapan motor. Awalnya, Veda menekuni motocross saat itu.
"Sebenarnya saya hanya mengarahkan anak saya (Veda) untuk menggemari bidang olahraga. Melihat perkembangannya, saya rasa potensi yang sangat terlihat adalah balapan motor," ujar Sudarmono kepada Radar Jogja, Selasa (18/8).
Kejuaraan perdana yang diikuti motocross tingkat daerah. Saat itu Veda duduk di bangku SD kelas satu. Veda menempuh pendidikan di SDN 6 Wonosari. Memiliki hobi yang sama, Sudarmono pun mencarikan peluang-peluang untuk anaknya mengikuti berbagai kejuaraan, baik tingkat daerah hingga nasional.
"Apalagi Veda mengetahui aktivitas saya yang sangat sering mengikuti kejuaraan balapan, sehingga dia terinspirasi," jelasnya.
Di usia 10 tahun, Veda mulai beralih dari motocross ke roadrace. Sudarmono mengungkapkan, hobi yang terus dipacu membuat Veda menjadi pembalap profesional.
Dikatakan, keberhasilan yang dicapai merupakan hasil rutinitas latihan. Veda juga telah bergabung di Astra Pemula Racing School sejak 2019 lalu. Sebelumnya hanya mendapatkan bimbingan dari ayahnya sendiri.
"Kini mengikuti kompetisi internasional dan dapat meraih podium. Hal itu yang kami selaku orang tua tidak menyangka sebelumnya," tuturnya.
Meskipun begitu, selayaknya orang tua Sudarmono tetap mengimbangi ilmu pendidikan dan hobi yang kini dijalani Veda. Selain itu Veda juga memiliki impian untuk dapat meraih penghargaan dan juara di tingkat internasional.
"Dalam waktu dekat ini masih ada kompetisi yang harus diikuti, yakni di Spanyol, Italia dan Malaysia. Kemungkinan balik ke Indonesia Oktober mendatang," tutupnya. (ndi/laz)