Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Diduga Cabuli 10 Murid, Guru Ngaji di Gunungkidul Diusir Warga

Andi May • Selasa, 23 Juli 2024 | 05:20 WIB

Ilustrasi pencabulan.Dokumen Jawa Pos
Ilustrasi pencabulan.Dokumen Jawa Pos
 

RADAR JOGJA - Sebanyak 10 anak di Kalurahan Ngloro Kapanewon Saptosari, Kabupaten Gunungkidul diduga mendapatkan tindakan pencabulan dari guru ngaji berinisial S.

Warga menuding guru ngaji tersebut telah melakukan tindakan tidak senonoh kepada muridnya sendiri akhirnya terpaksa diusir dari kampungnya.


Pj Lurah Ngloro Subariman membenarkan adanya dugaan tindakan pencabulan yang dialami murid dari guru ngaji S. Informasi diterimanya berdasarkan aduan-aduan dari murid-murid ngaji yang menjadi korban.

"Sudah berembuk bersama orang tua anak dan S (terduga pelaku), yang bersangkutan mengakui melakukan hal-hal yang tidak senonoh tapi sebatas tanggannya nyenggol dan geser ke anak-anak itu," ujar Subariman kepada awak media, Senin (22/7).


Dikatakannya, peristiwa dugaan tindak pencabulan itu dilakukan di kediaman S yang sekaligus lokasi pengajian murid-murid tersebut, pada Kamis (18/7) lalu. Warga sepakan untuk mengusir S dari rumahnya imbas perlakuan tidak senonoh itu.

Para orang tua, kata Subariman, merasa khawatir jika S tetap mendiami rumahnya. Sebab, ketakutan terhadap dampak psikologis anak-anak yang menjadi korban. "Beberapa anak murung akibat peristiwa yang dialami," jelasnya.


Dia mengatakan, S tinggal bersama istri dan dua orang anaknya di wilayah tersebut. Sudah beberapa bulan S telah membuka tempat pengajian di rumahnya. "Mayoritas muridnya masih berusia di bawah 12 tahun," ucapnya.


Subariman menuturkan, kasus dugaan tindak pencabulan itu tidak laporkan ke kepolisia. Menurutnya, para orang tua khawatir terhadap dampak psikologis anak-anaknya. "Para orang tua takut kalau anaknya ditanya kembali mengenai peristiwa itu bakal berdampak pada psikologis anak," terangnya.


Terpisah, Kasi Humas Polres Gunungkidul Iptu Suranto mengatakan, pihaknya belum menerima informasi adanya informasi atau laporan terkait tindak pidana pencabulan yang melibatkan guru ngaji itu. "Belum ada informasi ataupun laporan yang masuk," ujar Suranto. (ndi/din)

Editor : Satria Pradika
#Cabuli Murid #diusir warga #guru ngaji #Gunungkidul #Pencabulan