Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mayat Bocah Belum Sunat yang Terapung di Perairan Pantai Baron Dimakamkan di TPU Pucung, Polisi Kesulitan Cari Keluarganya

Andi May • Sabtu, 13 Juli 2024 | 05:20 WIB
MR X: Pemakaman jenazah bocah laki-laki yang ditemukan terapung di perairan Pantai Baron, Gunungkidul.
MR X: Pemakaman jenazah bocah laki-laki yang ditemukan terapung di perairan Pantai Baron, Gunungkidul.


RADAR JOGJA - Pasca tiga hari di RS Bhayangkara Polda DIY, jasad bocah laki-laki yang ditemukan terapung di Pantai Baron, dikebumikan. Jenazah dimakamkan di TPU Pucung, Kemadang, Tanjungsari, Jumat (12/7) sekitar pukul 10.30.


Namun hingga kini identitas dari jasad bocah laki-laki itu belum diketahui. Kepolisian juga belum menemukan keluarga dari bocah tersebut.


Kapolsek Tanjungsari AKP Agus Fitriyana mengatakan, Tim Forensik Polda DIY telah melakukan autopsi kepada jasad bocah laki-laki itu. "Wajahnya tidak bisa dikenali lagi karena sudah lama di dalam air," ujarnya.


Dari hasil identifikasi luar, kata Agus, bocah diperkirakan berusia lima sampai tujuh tahun. Korban meninggal dunia karena tenggelam dan berada di dalam air selama dua minggu lamanya.

"Dari hasil pemeriksaan tim forensik, bocah diketahui belum sunat. Ada organ dalam tubuh yang sudah membusuk," jelasnya.


Agus juga menerangkan, terdapat pasir halus pada bagian batang tenggorokan, paru-paru, kerongkongan dan lambung. Korban diduga meninggal dalam keadaan lemas akibat masuknya air dalam saluran pernapasan.


"Hingga saat ini identitas belum diketahui karena sidik jari sudah hancur. Tetapi kami telah mengamankan DNA untuk mencocokkan apabila ada laporan dari masyarakat terkait hilangnya anggota keluarga," terangnya.


Saat ditemukan, bocah mengenakan kaos dan celana pendek warna putih. Kepolisian juga telah berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait lintas provinsi untuk mencari tahu keluarga korban.


Kasubbid Penmas Bidhumas Polda DIY AKBP Verena Sri Wahyuningsih mengatakan, jenazah ditandai dengan nama Mr X. "Dari hasil pemeriksaan, korban meninggal dunia sejak dua minggu lalu," ujarnya.


Verena juga mengungkapkan, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Sebelumnya, mayat bocah kali pertama ditemukan oleh seorang nelayan bernama Suyit, 51, di perairan Pantai Baron, Selasa (9/7) lalu. (ndi/laz)

Editor : Satria Pradika
#TPU #pantai baron #sunat #RS Bhayangkara #Mayat Bocah