RADAR JOGJA - DPW Golkar DIY resmi mengeluarkan survei elektabilitas untuk kandidat-kandidat calon kepala daerah pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024 Gunungkidul. Hasilnya, Bupati Petahana Gunungkidul Sunaryanta berada di posisi teratas jauh dibandingkan kandidat-kandidat lainnya.
Sekretaris DPD Golkar Gunungkidul Singgih Murdianto menyebut, sebanyak 11 orang bakal calon yang mengikuti survey elektabilitas tersebut. Semuanya merupakan bakal calon yang telah mendaftarkan diri ke partai berlogo pohon beringin itu.
Sunaryanta 32 persen, Wakil Bupati (Petahana) Heri Susanto 2,3 persen, Muhammad Arif Darmawan 1,4 persen, Anggi Tyas Pramudita 1,4 persen, Heri Nugroho 1,1 persen, Supriyadi 0,9 persen, Dadang Iskandar 0,7 persen, Sugiyartono 0,2 persen, Mahmud Ardi Widanto 0,2 persen, Kurnia Fahmi 0,2 persen dan Anti Kumala Sari 0,2 persen.
Hasil survei menunjukan, Sunaryanta merupakan Sunaryanta merupakan kandidat paling populer. Popularitas kandidat ini mungkin dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kinerja masa lalu, visi-misi yang menarik, atau kampanye yang efektif.
Dia menjelaskan, responden dari survei tersebut merupakan masyarakat Kabupaten Gunungkidul, dengan salah satu tujuannya yakni menganalisis persepsi dan harapan masyarakat terhadap tokoh yang akan maju sebagai calon kepala daerah. "Serta menganalisis preferensi pemilih terhadap tokoh potensial mulai popularitas, akseptabilitas dan elektabilitas yang akan maju sebagai kandidat calon kepala daerah," jelasnya.
Singgih menambahkan, pihaknya akan melakukan survei sebanyak tiga kali sembari memetakan mitra-mitra partai koalisi ke depannya. "Sampai saat ini, kami masih solid dengan PKB untuk Pilkada 2024, hasil survei juga menjadi pertimbangan kami untuk ke langkah selanjutnya," ucapnya.
Angka yang didapatkan Sunaryanta menjadi pertimbangan DPD Partai Golkar Gunungkidul untuk mencari pendamping pada ajang konstestasi Pilkada nanti. Dalam survei berikutnya, Singgih menjelaskan akan memasangkan masing-masing calon nantinya. "Kami juga sedang menunggu surat rekomendasi dari DPP mengenai kandidat yang akan diusung nantinya, tentu saja survei salah satu penentunya," jelasnya. (ndi/din)
Editor : Satria Pradika