Pantauan Radar Jogja di lokasi, nampak ratusan warga antusias menyambut presiden terpilih periode 2024 - 2029 itu.
Kedatangan Prabowo Subianto menumpangi helikopter TNI dan mendarat di Lapangan Kalurahan Banyusoco.
"Saya meninjau proyek pengairan yang dilaksanakan Universitas Pertahanan," ujar Prabowo Subianto saat diwawancarai.
Dalam tinjauannya, Menteri Pertahanan itu mengatakan, lokasi proyek pengairan memiliki potensi sumber air yang sangat besar.
"Hari ini Alhamdulillah sudah sekitar 700 hektar lahan pertanian yang sudah bisa disirami," lanjutnya.
Prabowo berharap pengairan lahan pertanian dapat lebih meluas hingga 7.000 hektar.
Lurah Banyusoco Daman Huri mengakui, lahan - lahan di wilayah merupakan lahan kering.
Apalagi, jika memasuki musim membuat para petani terkendala dalam menanam.
Sebab, air dari wilayah tersebut bersumber dari sungai bawah tanah.
"Tempat kami akan dijadikan pilot proyek bantuan pengairan di lahan-lahan pertanian tentu dengan memanfaatkan sumber air dari sungai bawah tanah," ujar Daman Huri.
Diharapkannya, dengan bantuan tersebut, meski memasuki musim kemarau para petani tidak gagal panen.
"Bapak Prabowo juga berjanji akan melanjutkan proyek-proyek pengairan di Kabupaten Gunungkidul," ungkapnya.
Dia merinci, proyek pengairan Universitas Pertahanan seluas 1.009 hektar lahan pertanian untuk dua wilayah, yakni Kalurahan Banyusoco dan Kalurahan Karangduwet.
"Banyusoco rencananya 400 hektar, dan Karangduwet 600 hektar," jelasnya.
Dua kalurahan tersebut, 80 persen warga memanfaatkan air dari sungai bawah tanah.
Pengeboran air dari sungai bawah tanah dengan kedalaman 30 meter.
Sementara itu, Rektor Unhan Letjen TNI Jonni Mahroza mengatakan, pipanisasi yang akan digunakan untuk pengairan baru saja selesai dikerjakan.
Air bersih tersebut salah satunya untuk membantu pengairan pertanian warga.
"Setahun kami harapkan dapat panen dua kali. Bantuan tersebut berasal dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto," katanya.
Proyek pengairan merupakan hasil penelitian dan eksplorasi yang dilakukan oleh Satuan Tugas (Satgas) Air Universitas Pertahanan (Unhan) sebagai bagian dari program pengabdian masyarakat mereka.
"Bantuan ini akan dimanfaatkan oleh 1.500 kepala keluarga (KK)," pungkasnya.
Editor : Bahana.