GUNUNGKIDUL - Seluruh kepala sekolah satųan pendidikan dibawah Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Gunungkidul menggelar acara halal bi halal. Selain bertujuan memperkuat tali silaturahmi, kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Kepala Kemenag Gunungkidul Drs. Sa’ban Nuroni mengatakan, acara syawalan berlangsung di lantai dasar Masjid Agung Al Ikhlas Wonosari, pada Selasa (16/4/2024).
"Bulan Syawal menjadi momentum bagi Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul menjadi satuan kerja yang berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)," kata Sa’ban Nuroni Rabu (17/4/2024).
Harapannya akhir tahun ini bisa submit penilaian mandiri pembangunan zona integritas dan menjadi nominator WBK 2025.
Madrasah, terutama yang MTsN dan MAN diminta menindaklanjuti rapat kerja dengan mulai membuat SK (surat keputusan) Tim Kerja ZI WBK.
"Selanjutnya Kankemenag Gunungkidul akan membuat program hingga ke madrasah dan KUA, salah satunya pencegahan gratifikasi," ungkapnya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Kankemenag Gunungkidul sudah mempunyai tagline Sumringah, yaitu Senyum, Moderat, Religius, Integritas, Ngayomi, Akuntabel, Harmonis.
Sementara itu, Kepala Subbagian Tata Usaha Andar Prasetyo MA menyampaikan acara syawalan diikuti oleh jajaran pejabat Kankemenag Gunungkidul, Kepala MIN, Kepala MTsN, Kepala MAN, Kepala KUA dan pegawai bawah atap Kemenag Gunungkidul.
"Mari jadikan Idul Fitri menjadi spirit untuk meningkatkan iman dan takwa," kata Prasetyo. (gun)