RADAR JOGJA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul memastikan fasilitas kesehatan (Faskes) akan tetap beroperasi pada hari raya Idul Fitri 2024.
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, RSU Saptosari, dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas tiap kecapatan dipastikan tetap beroperasi meski di hari cuti lebaran nanti.
Kepala Dinkes Gunungkidul Ismono mengatakan, hal itu sesuai dengan Surat Edaran Bupati Nomor 100.2.1/8320 tetanggal 22 Desember 2023 tentang Perihal Pelaksanaan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2024.
"Cuti bersama Idul Fitri mulai 9 April sampai 13 April. Namun beberapa pelayanan faskes baik di RSUD maupun puskesmas tetap berjalan," ujar Ismono saat dihubungi, Kamis (4/4).
Namun begitu, pelayanan yang akan beroperasi, bersifat kedaruratan sehingga ruangan Instalasi Gawat Darurat (UGD) akan diisi oleh tenaga kesehatan yang dijadwalkan piket.
Untuk RSUD sendiri, selama cuti Lebaran akan membuka layanan kesehatan rawat inap, dan IGD. Beberapa pelayanan poli yang tersedia tidak akan beroperasi selama cuti Lebaran yang ditentukan.
"Sedangkan tiap puskesmas tetap membuka layanan rawat jalan, IGD, dan rawat inap pada cuti Lebaran nanti," ucapnya.
Begitu pula dengan RSUD Saptosari, pada 8 April tetap membuka layanan Klinik Penyakit dalam dan Medical Check Up (MCU). Mulai dari 9 sampai 15 April semua poli klinik tidak akan beroperasi."Hanya IGD saja yang akan tetap beroperasi, semua poli klinik akan berjalan kembali mulai 16 April," jelasnya.
Ismono menyampaikan, pihaknya telah menentukan mekanisme tenaga kesehatan yang akan bertugas pada cuti Lebaran nanti. Pelayanan kesehatan akan secara bergiliran oleh tenaga kesehatan yang telah dijadwalkan.
"Mengenai piket tenaga kesehatan sudah kami rapatkan, pada prinsipnya kami siaga akan kegawatdaruratan yang dialami masyarakat," ungkapnya.
Bahkan, beberapa tenaga kesehatan juga telah ditempatkan di pos-pos pelayanan dan pengamanan terpadu untuk siaga jika terjadi kecelakaan di arus mudik. Selain itu juga, petugas kesehatan nantinya akan ditempatkan di pos-pos pariwisata usai lebaran Idul Fitri nanti.
"Mobil ambulan dan petugas kesehatan akan siaga di pos-pos tersebut, mininal dua orang tiap posnya menyesuaikan SDM yang ada," ucapnya.
Kendati demikian, pihaknya mengharapkan tidak adanya kondisi kegawat daruratan selama cuti Lebaran nanti. (cr6/din).
Editor : Satria Pradika