Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ratusan Jemaah Masjid Aolia Sudah Salat Id, Mbah Benu: Tidak Apa-Apa Disalahkan, Semua Itu Urusan Tuhan

Andi May • Sabtu, 6 April 2024 | 13:00 WIB

 

LEBIH AWAL: Jemaah Masjid Aolia menggelar Salat Idul Fitri di Padukuhan Panggang III, Giriharjo, Panggang, Gunungkidul, kemarin pagi (5/4).
LEBIH AWAL: Jemaah Masjid Aolia menggelar Salat Idul Fitri di Padukuhan Panggang III, Giriharjo, Panggang, Gunungkidul, kemarin pagi (5/4).

 

RADAR JOGJA - Jemaah Islam Masjid Aolia di Padukuhan Panggang III, Giriharjo, Panggang, Gunungkidul, telah melaksanakan salat Idul Fitri 1445 H kemarin (5/4) pukul 07.00. Ratusan jemaah pun berbondong-bondong ke Masjid Aolia untuk mengikuti salat Id.


Setidaknya, ada dua masjid di dusun itu yang telah menggelar salat Id dengan durasi 30 menit yang dilanjutkan mendengarkan khutbah dan berdoa bersama.  Sekilas tidak ada yang berbeda dari pelaksanaan salat Id oleh jemaah Masjid Aolia.


Ibadah diawali dengan gemuruh takbir dari anggota jemaah baik laki-laki maupun perempuan, kemudian salat dua rakaat, lalu salam-salaman antara jemaah. Namun begitu,  waktu pelaksanaan jauh mendahului ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. 

Salah seorang jemaah Rahmad Yanto mengatakan, penentuan waktu Ramadan jemaah Masjid Aolia mengikuti guru sekaligus imam masjid KH Raden Ibnu Hajar Sholeh atau Mbah Benu. Menurutnya, pelaksanaan lebih awal ibadah puasa dan salat Idul Fitri sudah sering dilakukan jemaah Masjid Aolia. 


"Sekitar pukul 07.00 tadi kami melaksanakan salat Idul Fitri," ujar Rahmad usai melaksanakan salat di Masjid Aolia. 
Rahmad mengaku, pelaksanaan salat Idul Fitri bukan hanya di Masjid Aolia, melainkan di beberapa tempat yang mengikuti arahan Mbah Benu. 

Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja 
Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja 


"Kami kan sudah melaksanakan ibadah puasa sejak 7 Maret lalu dan hari ini (kemarin, Red) melaksanakan salat Idul Fitri," ucapnya. 


Sementara itu, Mbah Benu mengaku, pelaksanaan salat Idul Fitri 1445 Hijriah hari itu bukan hanya di Kabupaten Gunungkidul. Melainkan juga dilaksanakan di berbagai daerah lain yang mengikuti ajaran darinya. 


"Tidak hanya di sini, tapi di daerah lain juga sudah melaksanakan," ujar Mbah Benu saat ditemui wartawan.
Mbah Benu mengaku tidak mengetahui jumlah jemaah Islam Masjid Aolia. Namun dirinya memastikan semua jemaah di berbagai daerah lain juga telah melaksanakan salat Idul Fitri. 


Meskipun berbeda dengan penentuan waktu yang dilaksanakan pemerintah, Mbah Benu menuturkan untuk selalu berpikiran baik akan ketentuan yang dilaksanakan oleh jemaah Masjid Aolia. "Mau disalahkan atau tidak, bagi kami tidak apa-apa. Semua itu urusan Tuhan," tandasnya. 


Seperti diketahui, jemaah Masjid Aolia juga melaksanakan awal puasa pada 7 Maret 2024. Penentuan waktu Ramadan didasarkan pada perjalanan spritirual Mbah Benu. (cr6/laz)

Editor : Satria Pradika
#Gunungkidul #Masjid Aolia Sudah Salat Id #Jemaah Islam Masjid Aolia #idul fitri #Salat Idul Fitri #Salat Id