GUNUNGKIDUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul melalui Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) menyerahkan bantuan tiga unit traktor dan mesin power thresher (perontok padi) kepada para kelompok tani.
Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengatakan, bantuan tersebut sebagai upaya mendukung pertanian di Bumi Handayani.
Apalagi, pertanian merupakan sektor terbesar dalam peningkatan ekonomi masyarakat.
"Bantuan kami harapkan dapat membantu dalam meningkatkan efektivitas dan produktivitas para petani," ujar Sunaryanta kepada awak media, Senin (1/4).
Pemkab menggelontorkan dana sebesar Rp 37 juta dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) untuk bantuan peralatan petani.
"Tiga unit traktor roda dua capung dan power treaser yang dapat dimanfaatkan oleh 10 kelompok tani di Kabupaten Gunungkidul," ucapnya.
Sementara itu, Kepala DPP Gunungkidul Rismiyadi mengatakan, pihaknya telah mengusulkan beberapa bantuan untuk meningkatkan produktivitas para petani.
"Apalagi di sejumlah wilayah masih kekurangan sumber air yang menjadi salah satu faktor utama kendala pertanian," ujar Rismiyadi.
Untuk itu, pihaknya telah mengusulkan 86 unit pompa air ke Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian dan Ketahanan Pangan sebagai solusi akan kendala yang dirasakan para petani.
"Musim El Nino dan kemarau berkepanjangan membuat musim panen dan tanam terlambat di Tahun 2024," ucapnya.
Rismiyadi mengharapkan, usulan bantuan tersebut dapat segera disetujui dan direalisiasikan di sejumlah wilayah yang kesulitan akan sumber air.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Hotel di Yogyakarta yang Cocok Bagi Keluarga Untuk Libursaat Lebaran
"Rencananya, pompa dan selang akan memanfaatkan sumber air di Sungai Oya sebagai saluran irigasi para petani yang berada di kawasan itu," ungkapnya.
Menurutnya, APBD Gunungkidul belum mampu menjangkau bantuan 86 unit pompa air dan selang untuk para petani. (cr6)
Editor : Amin Surachmad