GUNUNGKIDUL - Dua hari pencarian bocah 13 tahun yang hanyut di Sungai Oya, Karangtengah, Wonosari, Kabupaten Gunungkidul akhirnya membuahkan hasil.
Naasnya, nyawa korban tidak terselematkan usai hilang dalam sungai selama kurang lebih 29 jam, Sabtu (30/3) sekitar pukul 11.40 WIB.
Korban bernama Muhammad Taufiq Ariyanto warga setempat diketahui terpleset dan terjatuh ke air saat hendak bermain bersama teman-temannya di tepian Sungai Oya, Jumat (29/3) sekitar pukul 08.00 WIB.
Koordinator Pos Basarnas Gunungkidul Sulis Haryanto megungkapkan, korban ditemukan meninggal dunia oleh Tim SAR Gabungan saat menyusuri sungai Oya.
"Kami berhasil menemukan korban dengan jarak 500 meter dari tempat terpelesetnya korban, namun dalam kondisi tak bernyawa," ujar Sulis kepada awak media.
Selanjutnya, jasad korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari menggunakan mobil ambulan.
Setidaknya, 150 personel dari Tim SAR Gabungan dikerahkan untuk pencarian jasad korban yang hanyut di sungai dalam kondisi keruh dan arus yang kencang itu.
"Pencarian korban dengan menyusuri sungai Oya menggunakan perahu karet, dan mencari ditepian sungai dengan radius 3 Kilometer dari lokasi terakhir korban terlihat," jelasnya.
Pihaknya juga mengerahkan drone untuk mencari keberadaan korban hingga jarak 2 kilometer pada permukaan air sungai.
Atas ditemukan jasad korban, operasi pencarian di Sungai Oya oleh Tim SAR Gabungan resmi ditutup.
Sebelumnya, kronologis dari peristiwa naas itu bermula ketika korban dan lima orang temannya bermain di tepian sungai usai melaksanakan sholat Subuh.
Baca Juga: Hadapi Pilkada Serentak, Disdukcapil Bantul Memprioritaskan Perekaman KTP-el untuk Pemilih Pemula
Korban yang diketahui masih duduk di bangku kelas enam SD itu tidak bisa berenang.
Korban lantas terpleset dan jatuh ke sungai hingga akhirnya hilang.
Teman-teman korban yang mengetahui kondisi membahayakan itu berteriak minta tolong dan terdengar oleh warga setempat.
Warga tak kunjung melihat korban usai mendapat kabar bahwa korban telah terjatuh dan hanyut di sungai yang dalam kondisi keruh dan arus cenderung deras itu. (cr6)
Editor : Amin Surachmad