GUNUNGKIDUL - Polres Gunungkidul kerahkan 486 personel untuk pengamanan arus mudik jelang lebaran Idul Fitri 2024.
Sebanyak enam pos keamanan dan satu pos pelayanan juga akan didirikan di titik-titik jalur mudik.
Kapolres Gunungkidul AKBP Edy Bagus Sumantri menegaskan, agar personelnya yang berada di pos melakukan pemantauan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di tiap pos mudik.
"Jadi harapan saya yang bertugas tidak hanya duduk di pos tanpa melakukan apa-apa, tapi melakukan patroli, pemantauan dan menjaga kamtibmas," ujar Edy kepada awak media, Kamis (28/3/2024).
Menurut Edy, situasi kamtibmas selalu mengalami perubahan setiap tahunnya, terpenting dalam memperhatikan situasi keamanan di masyarakat.
Pihaknya juga akan menggelar operasi ketupat progo selama 13 hari, mulai dari tanggal 4 sampai 6 April 2024.
Operasi ketupat progo, kata Edy, juga melibatkan TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Kesehatan (Dinkes), SAR dan Instansi terkait lainnya.
"486 personil dari Kepolisian, 42 TNI, 21 Dishub, 42 Satpol PP, 21 Dinkes, 50 SAR, 6 PLN," sebutnya.
Pihaknya juga mengerahkan dua unit mobil derek dan satgas ganjal kendaraan di jalan Jogja - Wonosari yang menjadi jalur utama pemudik nanti.
"Pos Operasi Ketupat Progo beroperasi 24 jam dan akan diisi oleh petugas lintas sektoral," jelasnya.
Sementara itu, Bupati Gunungkidul Sunaryanta memprediksi, pemudik Tahun 2024 di Pulau Jawa akan meningkat signifikan.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul telah menggelar rapat koordinasi lintas sektoral untuk mempersiapkan arus mudik.
"Hal ini akan berpengaruh pada masuknya jumlah pemudik ke DIY, khususnya Gunungkidul," ujar Sunaryanta.
Pensiunan TNI AD itu meminta seluruh lintas sektoral yang terlibat dalam pengamananan menyiapkan diri.
Selain menjaga kesehatan juga memastikan seluruh peralatan yang akan digunakan dapat berfungsi dengan baik.
"Paling utama adalah komunikasi antar lintas sektoral harus dibangun dengan bagus. Alat yang digunakan juga wajib siap pakai," ucapnya.
Selain menyambut pemudik, Pemkab Gunungkidul juga mempersiapkan kunjungan wisata yang diprediksi akan meningkat pasca lebaran nanti.
"Wisata pantai di Gunungkidul masih menjadi primadona bagi masyarakat Jateng dan DIY," tuturnya.
Untuk itu, Sunaryanta meminta semua element selalu siap sehingga tidak akan muncul masalah baik kamtibmas atau insiden lainnya.
Editor : Meitika Candra Lantiva