Mereka mendeklarasikan pengunduran diri itu disaksikan Bupati Gunungkidul Sunaryanta, di Balai Kapanewon Patuk, Kamis (21/3) siang.
Bukan tanpa alasan, mereka mengundurkan diri dari program bansos yang diusung Presiden Jokowi itu dikarenakan merasa sudah tercukupi telah menerima bantuan PKH selama bertahun-tahun.
Salah satunya, warga Kalurahan Semoyo, Patuk Riarni mengatakan, alasan dirinya bersama keluarga mengundurkan diri karena melihat bansos belum dapat menjangkau secara keseluruhan warga-warga yang kuran mampu.
"Biar bantuan bisa merata, kami sudah cukup, berikan kesempatan bagi warga yang lain," ujar Riarni kepada awak media.
Riarni mengaku mendapatkan bansos PKH sejak Tahun 2018 dengan besaran Rp 750 ribu setiap bulannya sesuai dengan kebutuhan keluarganya.
"Uangnya saya pakai untuk pembiayaan anak sekolah," tuturnya.
Panewu Patuk Imam Santoso mengatakan, warganya mengundurkan diri sebagai penerima manfaat disebabkan rasa malu yang ada pada diri sendiri dimana masih terdapat warga lainnya yang masih sangat membutuhkan.
"Mengingat penerima manfaat sudah merasa cukup, sehingga ada baiknya dialihkan ke warga yang lebih membutuhkan lagi," ujar Imam.
Pihaknya akan mendata beberapa warga yang kiranya sangat perlu untuk mendapatkan bansos PKH.
Imam menyebut, penerima bansos PKH di Kapanewon Patuk mencapai dua ribu orang lebih.
"Pada intinya, agar bantuan dapat tepat sasaran sehingga keadilan itu betul-betul merata," katanya.
Imam juga mengaku tidak ada paksaan ataupun ajakan dari 53 warga yang resmi mengundurkan diri dari penerima manfaat bansos itu.
Menurutnya, kesadaran masyarakat yang menjadi motivasi untuk memutuskan mengundurkan diri.
Terlebih, warga telah memahami akan manfaat yang diberikan bansos PKH untuk keluarga-keluarga yang masih membutuhkan.
"Mereka membuat surat pernyataan pengunduran diri," jelasnya.
Sementara itu, Sunaryanta mengatakan warga-warga yang memutuskan mengundurkan diri sebagai penerima manfaat bansos PKH karena menyadari bahwa mereka telah mampu.
"Ini bagian dari embrio dan dapat memberikan contoh bagi masyarakat di Bumi Handayani," ujar Sunaryanta.
Apalagi, kata Sunaryanta, mereka telah mempunya penghasilan setiap bulannya untuk mencukupi kebutuhan keluarganya masing-masing.
"Bahkan dapat mencukupi kebutuhan pembiayaan sekolah putra putrinya sendiri," katanya.
Untuk itu, Sunaryanta mengharapkan deklarasi pengunduran diri dapat ditularkan kepada warga-warga lainnya agar bansos PKH tersalurkan kepada keluarga yang lebih membutuhkan.
Editor : Bahana.