GUNUNGKIDUL - Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Gunungkidul mengungkapkan selama bulan Ramadhan, tren kunjungan di sejumlah objek wisata.
Selama sepekan Bulan Ramadhan, jumlah wisatawan berjumlah 14.151 orang. Dispar memprediksi angka kunjungan objek wisata akan terus mengalami penurunan.
Sub Koordinator Objek dan Daya Tarik Wisata Dispar Gunungkidul Aris Sugiantoro menjelaska, belasan ribu pengunjung di sepekan pertama bulan Ramadhan dikarenakan adanya libur nyepi dan cuti bersama.
"Kemungkinan pekan selanjutnya akan menurun karena tidak ada hari libur," ujar Aris kepada awak media, Senin (18/3).
Angka kunjungan selama Bulan Ramadhan, kata Aris, biasanya berkisar 30 persen dari total kunjungan hari-hari pada umumnya.
Apalagi, ditambah dengan tidak adanya hari libur pada pekan-pekan selanjutnya.
Aris menyebut, tingkat kunjungan sangat berpengaruh pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul.
Hal itu juga dapat terasa kepada pelaku-pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ada di objek wisata.
"Dari belasan ribu wisatawan selama sepekan, PAD yang didapatkan pemkab mencapai Rp 139,9 juta," tuturnya.
Kepala Dispar Gunungkidul Oneng Windu Wardana mengakui selama Bulan Ramadhan tingkat kunjungan di sejumlah objek wisata cenderung menurun.
"Kami memprediksi tren kenaikan jumlah wisatawan akan terjadi pada lima hari sebelum lebaran," ujar Oneng.
Menurutnya, prediksi kenaikan jumlah wisatawan berdasarkan jumlah pemudik yang akan kembai di Bumi Handayani. (cr6)
Editor : Amin Surachmad