RADAR JOGJA - Sebuah kejadian mengejutkan terjadi pada Sabtu, 2 Februari 2024, pagi tadi, sekitar pukul 07.00 WIB, ketika seorang warga di Jepitu, Gunungkidul, Yogyakarta menemukan seekor ular python berukuran besar bersembunyi di dalam rumahnya.
Detik-detik menegangkan ini menjadi viral setelah diunggah melalui akun TikTok @sekilas_gunungkidul yang dikutip pada Minggu (3/3).
Ular piton itu ditemukan melingkar di pojokan dinding yang tertutup almari di salah satu ruangan rumah warga.
Keberadaan ular tersebut membuat warga terkejut dan panik. Pemilik rumah bersama dengan beberapa orang lainnya dengan hati-hati mencoba menyingkirkan barang-barang di sekitar ular tersebut sebelum proses evakuasi dimulai.
Dalam rekaman video yang diunggah, terlihat jelas bagaimana ular python tersebut berdiam diri, melingkarkan badannya, seolah-olah melindungi diri dari ancaman yang dirasakannya.
Sebelum dievakuasi, warga sekitar tetap diingatkan untuk menjaga kebersihan rumah, terutama karena musim hujan yang dapat membuat ular mencari tempat yang lembab.
Belum diketahui bagaimana ular piton berukuran besar tersebut dapat masuk ke dalam rumah hingga bersembunyi di balik lemari berwarna pink.
Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga setempat, dan banyak yang menyuarakan rasa takut dan kaget di media sosial.
Salah satu netizen mengungkapkan pengalaman seramnya terkait dengan keberadaan ular tersebut.
"Blm lama atap rumah ada suara gesekan, kalo tikus kan biasanya dia lari dan kukunya kedengeran 'bisa di bayangkan'. Tp ini gesekan, berkali-kali jatuh kyk dia lg berusaha pindah tempat ke atap lain, udh degdegan bngt di atas kamar, alhamdulillah dh gk ada suara itu lagi, tp sebelumnya ada anak ular masuk kerumah dr lobang pintu yg lapuk, posisinya di kamar, ngeriiiii, ternyata emang faktor musim juga ya, semoga gk ada lagiii," curhat salah satu netizen.
Kejadian ini juga memicu berbagai respons netizen di media sosial. Beberapa memberikan saran unik, seperti "pelihara aja, lumayan buat nakut-nakutin tikus, soalnya kucing skrg pada cemen, kebanyakan makan wiskas," sementara yang lain menyampaikan kekhawatiran akan bahaya yang mungkin ditimbulkan oleh ular tersebut.
Editor : Bahana.