Pemilik rumah bernama Lestari (57) terkejut melihat api berkobar usai dirinya melaksanakan Sholat Isya di kamarnya.
Kapolsek Semin AKP Arif mengatakan, peristiwa kebakaran bermula ketika pemilik rumah sedang sholat dan mendengar suara percikan api dari dalam rumah.
"Mendengar itu, Lestari keluar dari kamar dan melihat api yang sudah besar melalap bangunan rumah," ujar Arif saat dikonfirmasi, Minggu (3/2).
Kemudian, wanita 57 tahun itu beserta anak korban keluar dari rumah dan berteriak meminta tolong kepada warga sekitar.
Warga berupaya memadamkan api dengan alat seadanya.
"Warga juga sempat masuk dalam rumah untuk menyelamatkan dua unit sepeda motor milik Lestari," terangnya.
Meski begitu, belum diketahui penyebab kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah itu. "Untuk penyebab kebakaran masih dalam lidik," ucapnya.
Selain menghanguskan rumah, api juga membakar dokumen-dokumen penting dan uang tunai milik Lestari. "Kartu keluarga, KTP, STNK, Ijasah dan uang tunai senilai Rp 3 juta," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemadam Kebakaran (Damkar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul Handoko mengatakan, pihaknya mengerahkan satu unit mobil damkar untuk memadamkan api.
"Rumah limasan milik korban berukuran 8 x 12 meter ludes dilahap api," ujar Handoko.
Saat kebakaran, kata Handoko, penghuni rumah sedang melaksanakan sholat Isya. Beruntungnya, mereka dapat menyelamatkan diri dari peristiwa itu.
"Tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 100 juta," ucapnya.
Pemadam kebakaran berhasil memadamkan api sehingg tidak merembet ke rumah yang ada di sekitarnya. Namun api telah menghanguskan seluruh bangunan dan seisi rumah.
"Untuk penghuni rumah sedang mengungsi ke rumah keluarganya," katanya.
Handoko menerangkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian.
Editor : Bahana.