GUNUNGKIDUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul melakukan pengerjaan infrastruktur jalan baru Kretek-Girijati atau Kelok 18 di Kapanewon Purwosari, Kabupaten Gunungkidul.
Proyek jalan tersebut sepanjang 5,64 kilometer dengan anggaran yang disiapkan mencapai Rp 241 miliar.
Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengatakan, pembangunan infrastruktur jalan baru Kretek-Girijati sebagai batas wilayah Kabupaten Gunungkidul dan Bantul.
Menurutnya, proyek tersebut agar memperjelas batas wilayah dua kabupaten itu.
"Hal ini harus segera dilakukan agar tidak menjadi permasalahan di kemudian hari. Menyangkut batas wilayah, jangan sampai menjadi permasalahan jika meningkatnya pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Gunungkidul," ujar Sunaryanta saat melakukan monitoring proyek pembangunan jalan baru, Senin (29/1).
Sunaryanta juga menekankan proyek infrastruktur jalan Kretek-Girijati melalui pengerjaan yang teliti dengan prosedur yang sesuai. Wilayah tersebut berada di ketinggian, kemiringan, dan struktur tanah yang labil.
"Jangan sampai seperti proyek yang berada di wilayah utara setelah kita resmikan bangunan ambles, ini akan menjadi ramai di masyarakat," ucapnya.
Tak hanya pembangunan jalan baru, Sunaryanta menambahkan, pihaknya akan melakukan penghijauan di sekitar Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) menggunakan tanaman keras dengan jenis flamboyan.
"Sudah kita canangkan, dan penghijauan nantinya di kelok 18 ini juga memakai jenis tanaman flamboyan," ucapnya.
Sunaryanta menuturkan, pohon flamboyan juga akan ditanam di seluruh wilayah Bumi Handayani.
Sementara itu, Koordinator Lapangan Satker Pengelola Jalan Nasional Wilayah Gunungkidul Sukiswadi mengatakan, secara keseluruhan ada 76 kilometer JJLS yang melewati wilayah Gunungkidul mulai dari Kapanewon Girisubo hingga Kapanewon Purwosari.
"Wilayah timur sudah kita selesaikan, terhubung hingga Jawa Timur. Tinggal wilayah barat ini kita kerjakan," ujar Sukiswadi.
Nantinya, wilayah barat dapat menghubungkan akses dari Gunungkidul hingga Bandara Internasional YIA di Kabupaten Kulonprogo.
Ia memaparkan, proyek pembangunan jalan Kretek-Girijati sepanjang 5,64 kilometer terdiri dari 5 kilometer pembangunan jalan baru dan 640 meter untuk peningkatan ruas jalan atau pelebaran.
"Kurang lebih tiga bulan pengerjaan ini sudah mencapai 13,841 persen, masih deviasi 4,222 persen dari rencana kita 9,638 persen," jelasnya.
Pembangunan jalan baru juga akan dilengkapi fasilitas rest area dengan gardu pandang.
"Sehingga pengguna jalan yang beristirahat dapat menikmati lepas pantai dengan view Parangtritis dan Parangkusumo," ucapnya.
Elevasi ketinggian mencapai 130 meter dari permukaan laut, menurutnya, membuat pengguna jalan dapat menikmati pemandangan yang bagus.
Proyek pembamgunan jalan Kretek-Girijati ditargetkan rampung pada Oktober 2024 mendatang. (cr6)
Editor : Amin Surachmad