GUNUNGKIDUL - Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Gunungkidul mencatat jumlah kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) pada Januari 2024 sebanyak 51 kejadian.
Dari puluhan insiden laka lantas, mayoritas terjadi di Jalan Jogja - Wonosari dengan korban meninggal dunia sebanyak 5 orang.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gunungkidul Iptu Darmadi mengungkapkan, wilayah rawan laka lantas berada di sepanjang jalan Jogja-Wonosari.
Menurutnya, selain kurangnya perhatian pengendara akan rambu lalu lintas, padatnya kendaraan juga salah satu faktor dari banyaknya insiden itu.
"Dari 51 kejadian, meninggal dunia sebanyak 5 orang dan luka ringan 64 orang sedangkan luka berat tidak ada," ujar Darmadi saat dihubungi, Rabu (24/1).
Selain korban jiwa dan luka ringan, terdapat kerugian materil dari puluhan laka lantas itu.
"Untuk kerugian materilnya sendiri Rp 36.650.000, baik dari kendaraan roda dua maupun roda empat," terangnya.
Sedangkan di tiga bulan terakhir tahun 2023, jumlah laka lantas mencapai 222 kejadian, dengan jumlah terbanyak terjadi di Jalan Jogja-Wonosari.
"Oktober sebanyak 70 kejadian, November 68 kejadian dan Desember 84 kejadian," jelasnya.
Pada Oktober 2023, pihaknya mencatat satu orang meninggal dunia dan 91 luka ringan akibat laka lantas dengan kerugian materi sebesar Rp 47.850.000.
Sedangkan November, tercatat tujuh meninggal dunia dan 88 orang luka ringan Rp 42.500.000.
"Kalau Desember delapan orang meninggal dunia dan 125 luka ringan dengan kerugian materi sebesar Rp 72.300.000," ungkapnya.
Darmadi juga tak memungkiri faktor penyebab insiden laka lantas yang terjadi di Jalan Jogja - Wonosari pada Januari 2024 disebabkan oleh cuaca ekstrem.
Jumat 19 Januari 2024, kecelakaan lalu lintas menimpa tiga orang sekeluarga akibat pohon tumbang saat hujan deras yang disertai angin kencang.
Korban tersebut menggunakan sepeda motor Vario dari arah Jogja menuju Gunungkidul. Ketiganya dilarikan ke rumah sakit akibat insiden laka lantas yang disebabkan pohon tumbang.
Darmadi menambahkan, musim penghujan yang terhadu beberapa hari sebelumnya membuat jalan Jogja-Wonosari memiliki tingkat kerawanan yang tinggi akan laka lantas.
"Untuk itu, kami imbau kepada pengguna jalan sebaiknya mempertimbangkan perjalanan saat musim penghujan," tuturnya.
Disampaikannya, pengguna jalan agar kiranya dapat mematuhi rambu-rambu keselamatan saat berkendara khususnya di Jalan Jogja-Wonosari.
Pihaknya juga telah melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi laka lantas yakni dengan melakukan patroli dan memeriksa kelengkapan kendaraan pengguna jalan.
"Kami juga sudah memasang rambu-rambu lalu lintas agar sekiranya dapat dipatuhi pengguna jalan," imbuhnya. (cr6)
Editor : Amin Surachmad