Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Urai Kemacetan, Dishub Gunungkidul Menyiapkan Skema Rekayasa Jalur di Lima Lokasi, Mana Saja?

Gunawan RaJa • Selasa, 26 Desember 2023 | 21:15 WIB
RAMAI - Suasana di Terminal Dhaksinarga Selang, Wonosari pada Selasa (26/12/2023).  (Foto: Gunawan/Radar Jogja)
RAMAI - Suasana di Terminal Dhaksinarga Selang, Wonosari pada Selasa (26/12/2023). (Foto: Gunawan/Radar Jogja)

GUNUNGKIDUL - Aktivitas di Terminal Dhaksinarga Selang, Wonosari terlihat ramai, baik kedatangan maupun pemberangkatan bus.

Arus mudik masih berlangsung, sementara diperkiraan puncak arus balik terjadi pada 4-6 Januari 2024.

Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Dhaksinarga Wonosari Aris Farwanto mengatakan, pergerakan arus kendaraan dan penumpang di Posko Pemantauan Natal Tahun 2023 dan Tahun Baru 2024 terpantau ramai lancar.

Secara akumulatif pergerakan arus mudik dipantai sejak 22 Desember 2023.

"Sebanyak 662 penumpang terpantau di terminal kedatangan, dan untuk pemberangkatan tercatat ada 2.290 penumpang," ungkap Aris.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten (Dishub) Kabupaten Gunungkidul Bayu Susilo Aji mengaku telah menyiapkan skema rekayasa jalur di lima lokasi.

Masing-masing, Simpang Empat Patuk, atau ke arah selatan menuju destinasi wisata Heha, akan dipasang pembatas.

Dari arah Jogja menuju ke Heha diputarkan dulu ke Kali Pentung baru ke kiri.

Untuk wisatawan yang keluar dari HeHa, ke kiri arah Jogja.

Harus ke timur arah Tepus atau ke barat arah JJLS Saptosari.

Wisatawan dari pantai melintasi JJLS arah Saptosari.

Bus besar ke kanan Paliyan-Playen-langsung Jogjakarta.

Kendaraan kecil bisa melalui Saptosari-Panggang-Bantul-Jogjakarta.

"Rekayasa lalu lintas nantinya bersifat situasional, tidak permanen," ujar Bayu.

Sebelumnya, Kapolres Gunungkidul AKBP Edy Bagus Sumantri mengingatkan adanya penonaktifan dua jalur tengkorak atau jalur rawan kecelakaan.

Langkah demikian untuk mengantisipasi aktivitas warga yang belum mengetahui jalur berbahaya tersebut.

"Dua jalur yang akan dihapus yakni Clongop (Kalurahan Hargomulyo, Gedangsari), dan Bundelan (Kapanewon Ngawen)," kata Edy Bagus Sumantri.

Dua lokasi tersebut secara geografis naik turun dengan tingkat kemiringan ekstrem. (gun/iwa)


Editor : Iwa Ikhwanudin
#terminal Wonosari #terminal bus #Terminal Dhaksinarga