GUNUNGKIDUL - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pulang kampung.
Rute perjalan ke kampung halaman SBY di Pacitan, Jawa Timur biasa melalui Kabupaten Gunungkidul, dan mampir ke Rumah Makan Bu Tiwi Tan Tlogo, Mijahan, Semanu.
Rombongan SBY sampai di Gunungkidul setelah salat Jumat (15/12/2023).
Ada dua lokasi yang dikunjungi SBY.
Sebelum makan-makan, sempat berhenti di Hotel Santika, Playen untuk kegiatan podcast.
Baru kemudian sekitar 13.42 WIB, Dewan Pembina Partai Demokrat ini tiba di rumah makan langganannya, Bu Tiwi Tan Tlogo, Mijahan, Semanu.
Dia menumpangi bus dan terlihat duduk tepat di belakang pak supir.
Rumah Makan Bu Tiwi Tan Tlogo, Mijahan, Semanu ini langganan SBY dan keluarga.
Cukup sering mampir ketika pulang kampung ke Pacitan.
Bisa disebut, rumah makan ini menyimpan banyak kenangan bagi presiden dua periode ini.
Sejurus kemudian SBY langsung berjalan dan mendekat ke arah foto-foto yang menempel di bagian tembok rumah makan itu.
Dia terlihat menghela nafas panjang saat melihat foto dirinya bersama keluarga terpanjang melekat di tembok.
"Dulu (ketika makan di sini) sama istri," kata SBY kemudian bergegas mengalihkan padangan.
Zona tengah sudah ada namun dinilai belum cukup kuat.
Kemudian zona selatan mulai dari Pangandaran-Sukabumi-Cilacap-selatan Jogja-Wonosari selatan-Pacitan-Trenggalek-Tulungagung masih belum tersambung.
"Saya pikir tidak adil dan kalau musim libur lebaran macetnya luar biasa. Itulah waktu itu saya ambil kebijakan tolong bangun jalan lintas selatan Jawa Barat-Jawa Timur," jelasnya.
Menurutnya, program JJLS perlu dilanjutkan kembali sehingga betul-betul tidak tertinggal dengan pantai utara (Pantura).
Anggaran diprioritaskan untuk keadilan dan untuk kesinambungan jaring jalan di Pulau Jawa.
Sementara itu, Pemilik RM Bu Tiwi Tan Tlogo, Mijahan, Semanu Sunyoto mengaku sangat senang karena kedatangan tamu istimewa.
Diakui, kedatangan mantan orang nomor satu di Indonesia di rumah makan miliknya bukan kali pertama.
"Dulu sama ibu (mendiang Ani Yudhoyono) dan keluarga besar," kata Sunyoto. (gun/iwa)