GUNUNGKIDUL - Dalam rangka mempromosikan Gunung Sewu UNESCO Global Geopark dan destinasi, Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Gunungkidul menyelenggerakan kegiatan Fam Trip. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa asing dan berlangsung selama dua hari.
Kepala Dispar Kabupaten Gunungkidul Oneng Windu Wardhana mengatakan, fam trip dihelat mulai 21-22 Oktober 2023. Kegiatan tersebut didanai oleh Dana Keistimewaan (Danais) Provinsi DIY.
"Fam trip berakhir hari ini," kata Oneng Windu Wardhana Minggu (22/10).
Dia menjelaskan, Fam Trip 2023 dalam rangka mempromosikan Gunung Sewu UNESCO Global Geopark serta pariwisata di Kabupaten Gunungkidul. Fam trip berlokasi di sejumlah titik.
Masing-masing Geosite Nglanggeran Patuk, dan Geosite Kali Suci Pacarejo Semanu dan Wunung Giri Sela Kandha, Wunung, Wonosari.
"Peserta fam trip disetiap lokasi mengikuti berbagai kegiatan," ujarnya.
Seperti aktivitas soft trip, workshop batik, workshop cokelat, jemparingan, workshop tari tradisional, dan susur gua Kali Suci, Semanu. Kegiatan ini diikuti oleh 40 orang peserta.
"Para peserta dari mahasiswa asing di UGM (Universitas Gadjah Mada). Diharapkan mereka dapat menuliskan atau mempromosikan tentang Gunung Sewu UNESCO Global Geoaprk," jelasnya.
Selain untuk mempromosikan pariwisata di Kabupaten Gunungkidul, kata dia, kegiatan ini diharapkan bisa memberikan informasi terkait keberadaan Gunung Sewu UNESCO Global Geopark.
"Termasuk Geoarea Gunungkidul dan potensi dan budaya yang ada di Kabupaten Gunungkidul," ungkapnya.
Seperti diketahui, untuk wilayah Kabupaten Gunungkidul ada 4 titik lokasi yang dikunjungi dalam revalidasi II yaitu Geosite Wedi Ombo di Jepitu Girisubo, Geosite Kalisuci Pacarejo Semanu, Geopark Corner SMP N 1 Wonosari dan Geosite Nglanggeran di Patuk.
Pada tanggal 5-10 September 2023 telah dilaksanakan revalidasi tahap II Gunung Sewu UNESCO Global Geopark dan telah diumumkan dalam konferensi M’Goun UNESCO Global Geopark di Maroko, Gunung Sewu UNESCO Global Geopark berhasil mempertahankan status UNESCO Global Geopark untuk yang kedua kalinya dan mendapatkan Green Card kembali.
Sementara itu, Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengapresiasi dan mendukung penuh kreativitas warga dalam mengembangkan sektor pariwisata.
"Tapi SDM perlu didampingi dalam rangka pengembangan pariwisata Gunungkidul. Komunitas-komunitas yang sudah terbentuk sangat membutuhkan pendampingan dan dukungan dari sisi SDM," kata Sunaryanta. (gun)
Editor : Amin Surachmad