Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bukit di Ngawen Masih Berkobar dari Malam, Damkar Meluncur ke TKP

Gunawan RaJa • Sabtu, 2 September 2023 | 18:41 WIB
SENGAJA DIBAKAR - Nampak lereng Gunung Wonosari, Jurangjero, Ngawen yang terbakar sejak tadi malam masih menyala hingga siang ini (2/9). Warga berdalih aksi pembakaran dilakukan untuk mengusir monyet
SENGAJA DIBAKAR - Nampak lereng Gunung Wonosari, Jurangjero, Ngawen yang terbakar sejak tadi malam masih menyala hingga siang ini (2/9). Warga berdalih aksi pembakaran dilakukan untuk mengusir monyet

RADAR JOGJA - Bukit Wonosari, Padukuhan Wonosari, Kalurahan Jurangjero, Kapanewon Ngawen yang terbakar masih menyala hingga siang ini. Tim penjinak api dari Pemkab Gunungkidul sedang bergegas meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP).

 

Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Gunungkidul Handoko mengatakan, informasi bukit terbakar di wilayah Kapanewon Ngawen termonitor. "Saya suruh (anggota) untuk assesment ke lokasi Bila perlu bisa diatasi dengan mobil pemadam," kata Handoko Sabtu (2/9).

Namun jika melihat lokasi berada di pegunungan, tidak memungkinkan dengan mobil pemadam kebakaran. "Kalau tidak ya arahan tangani secara manual," ujarnya.

 

Menurut informasi yang diterima, kejadian kebakaran tersebut karena ada unsur kesengajaan. Warga nekat membakar bukit untuk mengusir monyet ekor panjang. Padahal menurutnya cara itu tidak disarankan."Lha iya, padahal kita sudah sosialisasi juga lewat radio, agar jangan membakar lahan," jelasnya.

 

Sebelumnya, Dukuh Wonosari, Kalurahan Jurangjero, Kapanewon Ngawen Gilang Aji Prasetyo mengatakan, kejadian pembakaran hutan terjadi di wilayahnya. Gunung Wonosari berkobar sejak tadi malam dan masih menyala hingga hari ini Sabtu (2/8). "Untuk api tadi pagi sampai sekarang masih menyala," kata Gilang Aji Prasetyo.

Dia mengakui, gunung sengaja dibakar oleh warga karena kesal dengan serangan monyet ekor panjang. Sebelumnya upaya mengusir hewan primata tersebut dilakukan dengan cara melempari dengan petasan."Karena (monyet ekor panjang) merusak tanaman pertanian," ujarnya.

 

Diakui, langkah ekstrem membakar gunung sangat berbahaya. Karena itu pihaknya mengimbau warga untuk menghentikan aktivitas tersebut."Karena ada pengalaman waktu lalu pembakaran lahan mendekati pemukiman penduduk," jelasnya.

 

Memang, Gunung Wonosari yang dibakar dan terus menyala sampai siang ini jauh dari pemukiman penduduk. Jaraknya sekitar 2 kilo meter. Namun demikian, musim kemarau dan tiupan angin dampaknya bisa mengkhawatirkan. (gun)

 

 

Editor : Heru Pratomo
#monyet #hutan #Gunungkidul #Kebakaran