RADAR JOGJA - Bukit Wonosari di Padukuhan Wonosari, Kalurahan Jurangjero, Kapanewon Ngawen dibakar warga. Penduduk nekat membakar bukit atau gunung untuk mengusir monyet ekor panjang yang selama ini merusak lahan pertanian.
Dukuh Wonosari, Kalurahan Jurangjero, Kapanewon Ngawen Gilang Aji Prasetyo mengatakan, kejadian pembakaran hutan terjadi di wilayahnya. Gunung Wonosari berkobar sejak tadi malam dan masih menyala hingga hari ini Sabtu (2/8).
"Untuk api tadi pagi sampai sekarang masih menyala," kata Gilang Aji Prasetyo.
Dia mengakui, gunung sengaja dibakar oleh warga karena kesal dengan serangan monyet ekor panjang. Sebelumnya upaya mengusir hewan primata tersebut dilakukan dengan cara melempari dengan petasan.
"Karena (monyet ekor panjang) merusak tanaman pertanian," ujarnya.
Diakui, langkah ekstrem membakar gunung sangat berbahaya. Karena itu pihaknya mengimbau warga untuk menghentikan aktivitas tersebut.
"Karena ada pengalaman waktu lalu pembakaran lahan mendekati pemukiman penduduk," jelasnya.
Memang, Gunung Wonosari yang dibakar dan terus menyala sampai siang ini jauh dari pemukiman penduduk. Jaraknya sekitar dua kilometer. Namun demikian, musim kemarau dan tiupan angin dampaknya bisa mengkhawatirkan.
Sementara itu, petugas dari Unit Pelaksana Teknis Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Gunungkidul Jarwan mengaku belum menerima informasi kebakaran lahan di Jurangjero, Ngawen.
"Tidak ada laporan sejak tadi malam, tidak ada," kata Jarwan. (gun)
Editor : Heru Pratomo