GUNUNGKIDUL - Aksi penipuan dengan modus pura-pura beli pulsa terjadi di wilayah hukum Polsek Saptosari. Pulsa senilai Rp 400 ribu sudah masuk, pelaku tidak bayar dan justru melarikan diri. Dikejar oleh korban, pelaku terjatuh dari kendaraan dan dipolisikan. Dilaporkan ke polisi.
Pelaku kemudian diketahui bernama Dwi Haryanto, 41, warga Kapanewon Karangmojo. Lokasi penipuan dan kejadian berlangsung di konter pulsa Padukuhan Pucung, Kalurahan Planjan, pada Minggu (13/8) sekitar pukul 13.00 WIB.
Kapolsek Saptosari AKP Kusnan Priyono mengatakan, konter pulsa tersebut milik Ibnu Nugroho, 28. Sebelum kejadian, konter pulsa dijaga oleh seorang karyawan. Sekitar pukul 13.00,pelaku datang ke konter menggunakan sepeda motor Honda Supra nopol AB 4957 PZ.
"Bermaksud mengisi saldo dompet digital senilai Rp 400 ribu," kata Kusnan saat dihubungi Senin (14/8).
Tanpa curiga penjaga konter melayani dengan baik. Namun usai mengisi saldo, pelaku justru tancap gas melarikan diri dengan sepeda motor tanpa membayar. Korban kebingungan dan melapor kepada pemilik konter.
"Dikejar hingga sejauh lima kilometer," ujarnya.
Apes, saat melaju dengan kecepatan tinggi keseimbangan berkendara pelaku mulai tidak terkontrol. Sampai di jalan corblok wilayah Gunung Bagus, Paliyan, pelaku terjatuh dari motornya.
"Korban sempat menolong pelaku sejaligus melaporkan kejadian ke Polsek Saptosari," ungkapnya.
Pelaku mengalami cidera kepala dan kaki kiri patah sehingga harus dilarikan ke rumah sakit (RS). Berdasarkan penyelidikan, pengisian saldo pulsa dilakukan pelaku hanya modus alias pura-pura.
"Sebenarnya diketahui tidak membawa uang tunai saat itu," ucapnya.
Kasus ini tengah didalami, termasuk untuk mengetahui kemungkinan aksi serupa yang pernah dilakukan pelaku di wilayah lain. Pelaku masih dirawat di RSUD Saptosari dengan pengawasan ketat dari aparat.
"Kami berkoordinasi dengan Unit Gakkum Satlantas Polres Gunungkidul untuk penanganan kecelakaan tunggal yang menimpa pelaku," tegasnya. (gun)
APES - Terduga pelaku penipuan modus beli pulsa, Dwi Haryanto, 41, warga Kapanewon Karangmojo menjalani perawatan medis usai terjatuh saat dikejar korbannya pada Minggu (13/8). (gun)