Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pembangunan Taman Parkir Rp 5,6 Miliar di Gunung Api Purba

Gunawan RaJa • Selasa, 1 Agustus 2023 | 20:13 WIB

 

DIMULAI: Ground Breaking Taman Parkir Nglanggeran tepatnya di Gunung Buthak, Nglanggeran Kulon, Patuk, Gunungkidul, Selasa (1/8). (Gunawan/Radar Jogja)
DIMULAI: Ground Breaking Taman Parkir Nglanggeran tepatnya di Gunung Buthak, Nglanggeran Kulon, Patuk, Gunungkidul, Selasa (1/8). (Gunawan/Radar Jogja)


GUNUNGKIDUL - Kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran bakal memiliki taman parkir khusus di Gunung Buthak, Nglanggeran Kulon, Patuk, Gunungkidul. Investasi taman parkir senilai Rp 5,6 miliar ini  menjadi bagian dari konsep besar pengembangan ruas exit tol Prambanan-Wonosari.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Gunungkidul Hari Sukmono mengatakan, perencanaan pembangunan sudah didahului dengan kajian. Dibiayai menggunakan dana keistimewaan (danais) lokasinya ada di sebelah barat destinasi Gunung Api Purba Nglanggeran.

“Pagu anggaran senilai Rp 7.267.015.000, dengan hasil lelang Rp 5,6 miliar,” kata Hari Sukmono disela Ground Breaking Taman Parkir Nglanggeran di lokasi Selasa (1/8).

Dia menjelaskan, anggaran taman parkir senilai Rp 5,6 tahun ini untuk pembangunan tahap pertama. Diperkirakan luas lahan sekitar 7000 meter persegi memiliki daya tampung sekitar 22 bus, 18 mobil dan 7 shuttle.

"Proyek ini merupakan paket strategis Kabupaten Gunungkidul. Proyek integrasi kabupaten dan provinsi,” jelasnya.

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dispar DIJ Kurniawan mengatakan, taman parkir wisata Nglanggeran direncanakan sejak 2017. Pembangunan kawasan parkir sekaligus sebagai upaya menjaga Geo Heritage kawasan Gunung Api Purba.

“Taman parkir wisata ini juga diharapkan menjadi bagian dari konsep besar pengembangan ruas exit tol prambanan-Wonosari. Menjadi pembangunan yang berkesinambungan,” kata Kurniawan.

Diharapkan, amenitas pariwisata dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Berkesinambungan sehingga berdampak pada sosial ekonomi, pemberdayaan masyarakat dan pengembangan daya tarik wisata

“Komunikasi dan kolaborasi bisa berjalan baik antara pengelola dan masyarakat sekitar,”paparnya,” ungkapnya.

Terpisah, Paniradya Pati Keistimewaan DIY Aris Eko Nugroho mengatakan, pembangunan parkir wisata harus dapat disinkronkan dengan wisata di sekitar. Seperti kebun buah Nglanggeran dan Kampung 7. Pembangunan juga harus sinkron dengan kabupaten lain.

“Bagian kolaborasi seperti yang disampaikan Ngarso Dalem, Sri Sultan Hamengku Buwono X. Mewujudkan wisata kelas Asean,” kata Aris Eko Nugroho.

Terpisah, Bupati Gunungkidul Sunaryanta berharap pembangunan parkir wisata diharapkan dapat menjadikan keberpihakan ekonomi. Sehingga spot pertumbuhan ekonomi baru dan pemberdayaan masyarakat dapat tercipta.

“Tidak hanya pembangunan fisik. Kabupaten Gunungkidul juga fokus penguatan pengembangan manusia atau SDM,” kata Sunaryanta.

Dibagian lain, pengelola destinasi Gunung Api Purba Nglanggeran Sugeng ingin, pembangunan taman parkir bisa optimal, dengan kualitas terbaik. Kemudian mulai disiapkan tata kelola dan mekanisme pengelolaan.

"Harapannya juga kedepan untuk shutle bisa menggunakan mobil listrik dan dikelola oleh masyarakat," ujarnya. (gun)

 

Editor : Amin Surachmad
#Nglanggeran #Gunungkidul #Taman Parkir