Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pantauan TPID, Stok Bahan Pokok Gunungkidul Melimpah

Editor News • Kamis, 6 April 2023 | 05:40 WIB
MELIMPAH : TPID DIJ pastikan ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Gunungkidul selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri 2023 dipastikan aman. (PEMPROV DIJ for RADAR JOGJA)
MELIMPAH : TPID DIJ pastikan ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Gunungkidul selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri 2023 dipastikan aman. (PEMPROV DIJ for RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Gunungkidul selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri 2023 dipastikan aman. Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) juga memastikan harga bahan pokok tetap stabil. Selain itu juga tidak ada kenaikan signifikan.

“Tim TPID sangat concern dalam memantau, mulai dari puasa pertama hingga saat ini selalu melakukan pemantauan di lapangan,” jelas Wakil Bupati Gunungkidul Heri Susanto, Rabu (5/4).

Heri menegaskan pihaknya tetap menyiapkan skenario operasi pasar. Diterapkan apabila terjadi lonjakan harga. Ini sesuai tujuannya untuk menstabilkan harga dan stok.

Dalam penerapan skenario ini, pihaknya berkoordinasi dengan Bulog dan pihak terkait. Guna melakukan pemantauan secara optimal. Selain itu juga agar skenario operasi pasar tepat sasaran.

"Dengan stok yang cukup melimpah saya yakin tidak akan terjadi gejolak pasar yang cukup signifikan di masyarakat Gunungkidul,” katanya.

Tim TPID kali ini berkunjung ke dua distributor yang ada di Gunungkidul. Pertama adalah distributor bahan pokok CV Berkah Jaya Abadi kemudian dilanjutkan ke distributor telur PT Sido Rahayu.

Andi, pemilik CV Berkah Jaya Abadi menuturkan stok bahan pokok untuk Ramadan dan Idul Fitri melimpah dan mencukupi. Disamping itu dari segi penjualan memang tak ada aksi borong.

"Untuk minyak yang sempat langka, kini stoknya sudah melimpah dan harganya stabil," ujarnya.

PLH Asisten Ekonomi dan Pembangunan DIJ Yuna Pancawati menuturkan jika inflasi month to month mengalami sedikit kenaikan. Walau begitu untuk year on year masih landai.

Yuna mengatakan jika keadaan bahan pokok di wilayah Sleman relatif sama. Meskipun ada yang mengalami kenaikan tapi masih berada diambang batas toleransi.

“Dari 6,28 sekarang di Maret itu 6,11 persen itu dipicu oleh beberapa komoditas seperti beras dan angkutan udara. Namun ada komoditas yang mengalami deflasi juga,” katanya.

Informasi harga yang diperoleh dari kedua distributor yang dikunjungi diantaranya adalah minyak curah Rp 13.400 perkilogram, Minyak Kita Rp 14.000 perkilogram, tepung terigu Rp 202.000 hingga Rp 250.000 persak, tepung beras Rp 102.000 perkarton, gula Rp 615.000 hingga Rp 620.000 persak dan telur Rp 24.000 perkilogram. (Dwi) Editor : Editor News
#stok bahan pokok #stok sembako lebaran #Operasi Pasar Ramadan #TPID DIJ