Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Layanan Penyandang Disabilitas Perlu Ditingkatkan

Editor Content • Jumat, 9 Desember 2022 | 15:23 WIB
PERLU PERHATIAN - Suasana kegiatan peringatan Hari Disabilitas Nasional di Gedung Taman Budaya Gunungkidul (TBG) kemarin (8/12).(GUNAWAN/RADAR JOGJA)
PERLU PERHATIAN - Suasana kegiatan peringatan Hari Disabilitas Nasional di Gedung Taman Budaya Gunungkidul (TBG) kemarin (8/12).(GUNAWAN/RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Penyandang disabilitas merupakan isu multisektoral sehingga dalam intervensinya perlu melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Di Gunungkidul, layanan kesehatan dan pendampingan terhadap pengembangan disabilitas perlu ditingkatkan.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Asti Wijayanti dalam peringatan Hari Disabilitas Nasional di Gedung Taman Budaya Gunungkidul (TBG) kemarin (8/12).

Dia mengatakan, berdasarkan hasil pemutakhiran data 2022 jumlah penyandang disabilitas di Gunungkidul mencapai 6.019 orang. Dari jumlah tersebut penyandang disabilitas mendapatkan akses jaminan kesehatan berupa KIS 4.791 orang. Program PKH 863 orang, alat bantu disabilitas 495 unit, sepeda motor roda 3 sebanyak 6 unit, kelompok usaha bersama (KUBE) disabilitas 2 kelompok. “Namun permasalahan yang masih perlu penanganan antara lain pelayanan kesehatan, khusus seperti pelatihan, keterampilan dan modal usaha, pemasaran produk, fasilitas umum ramah difabel, pendampingan dll,” kata Asti Wijayanti.

Menurutnya, disabilitas merupakan isu multisektoral sehingga dalam intervensinya perlu melihatkan seluruh pemangku kepentingan. Mulai dari Pemkab Gunungkidul, DPRD, Gunungkidul Kesra dan semua perangkat daerah perwakilan organisasi, pelaku usaha, LSM dan perguruan tinggi.“Kebutuhan mereka di antaranya pendidikan, pelayanan kesehatan, pekerjaan akses transportasi ,fasilitas gedung dan layanan umum lainya,” terangnya.

Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengatakan, banyak difabel yang memiliki keterampilan dan kemampuan yang mampu mengharumkan nama Gunungkidul di kancah internasional. Mereka salah satunya menjadi atlet. “Keterbatasan ini bukan kendala untuk tidak berprestasi atau tidak memiliki keterampilan. Pemerintah Gunungkidul membuka seluas luasnya untuk ikut berperan serta dan berkarya,” paparnya.

Bupati berjanji, Pemkab Gunungkidul siap memperhatikan kesetaraan, memberikan pendampingan dan kesejahteraan bagi penyandang disabilitas. Namun semua itu dilakukan sesuai dengan kemampuan pemerintah. “Saya ucapkan terima kasih, kita bersama saudara kita ini (disabilitas) atas ide peran serta dan karya dalam pembangunan Gunungkidul,” ujarnya. (gun/din) Editor : Editor Content
#Hari Disabilitas Nasional #Gunungkidul