Kejadian longsor sendiri berawal dari hujan deras yang terjadi Jumat (18/11). Alhasil menyebabkan luapan air, banjir dan tanah longsor. Salah satu titik tanah longsor terjadi di Blemben Candirejo, Semin, Gunungkidul.
"Kantor Basarnas Jogjakarta memberangkatkan 1 Tim Rescue dari Pos Basarnas Gunungkidul ditambah personil dari kantor Basarnas Jogjakarta untuk melakukan pencarian 2 orang korban yang tertimbun longsor," jelas Kepala Kantor Basarnas Jogjakarta Kamal Riswandi, Minggu (20/11).
Hingga hari kedua pencarian, tim relawan gabungan belum menemukan kedua korban. Operasi pencarian terbagi menjadi tiga tim search rescue unit (SRU). Dengan fokus pencarian di lokasi longsor.
Tim SRU 1 melaksanakan pencarian dengan alat penyemprot air dan peralatan manual. Tim SRU 2 melaksanakan pencarian dengan alat Landslide Search Stick di sekitar lokasi longsor.
"Untuk SRU 3 melaksanakan pencarian dengan 2 unit Eskavator di sekitar lokasi longsor. Untuk hari kedua ini masih belum ada tanda-tanda keberadaan korban," katanya. (Dwi) Editor : Editor News