Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Alat Deteksi Longsor di Zona Rawan Rusak

Editor Content • Minggu, 20 November 2022 | 17:54 WIB
PROSES EVAKUASI - Bupati Gunungkidul, Sunaryanta melakukan pengecekan langsung titik longsor yang menyebabkan dua orang terjebak reruntuhan di Blembemg, Candirejo, Semin kemarin (19/11)
PROSES EVAKUASI - Bupati Gunungkidul, Sunaryanta melakukan pengecekan langsung titik longsor yang menyebabkan dua orang terjebak reruntuhan di Blembemg, Candirejo, Semin kemarin (19/11)
GUNUNGKIDUL, Radar Jogja -Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul Purwono mengatakan, bencana hidrometeorologi terjadi pada Jumat (18/11) hingga Sabtu (19/11) dini hari ini mengakibatkan 5 kapanewon, 9 kalurahan, 37 padukuhan dengan jumlah 400 KK (kepala keluarga) terdampak dan 1746 jiwa.
Selain dua korban, fasilitas umum yang mengalami rusak berat jembatan 1 titik,  akses jalan 1 titik, pasar 1 titik, dan jaringan air 1 titik.  Kemudian fasilitas publik rusak ringan jembatan 2 titik , akses jalan 2 titik, sekolah 2 titik.

"Itu wilayah terdampak banjir dan yang terjadi sejak Jumat hingga Sabtu dini hari kemarin," ungkapnya.

Disinggung mengenai alat Sistem Peringatan dini (EWS), total ada 30 titik namun diantaranya bermasalah. Cara kerja EWS melalui perantara kawat yang berfungsi menangkap pergerakan tanah kemudian diteruskan melalui sirine sebenarnya sangat efektif sebagai upaya pencegahan jatuhnya korban. Lokasi longsor menyebabkan dua orang tertimbun tidak ada EWS.

"EWSnya ada di Padukuhan Jentir dan Grogol, Kalurahan Candirejo yang longsor di Padukuhan Blembem (tidak ada)," ungkapnya.

Bupati Gunungkidul, Sunaryanta meminta agar dampak bencana hidrometeorologi ditangani dengan cepat. Pastikan wilayah dan warga terdampak mendapatkan penanganan maksimal.

"Saya cek langsung ke wilayah terdampak, termasuk titik longsor. Semoga korban dapat segera dievakuasi," kata Sunaryanta. (gun/din) Editor : Editor Content
#gunung kidul longsor