Selain dua korban, fasilitas umum yang mengalami rusak berat jembatan 1 titik, akses jalan 1 titik, pasar 1 titik, dan jaringan air 1 titik. Kemudian fasilitas publik rusak ringan jembatan 2 titik , akses jalan 2 titik, sekolah 2 titik.
"Itu wilayah terdampak banjir dan yang terjadi sejak Jumat hingga Sabtu dini hari kemarin," ungkapnya.
Disinggung mengenai alat Sistem Peringatan dini (EWS), total ada 30 titik namun diantaranya bermasalah. Cara kerja EWS melalui perantara kawat yang berfungsi menangkap pergerakan tanah kemudian diteruskan melalui sirine sebenarnya sangat efektif sebagai upaya pencegahan jatuhnya korban. Lokasi longsor menyebabkan dua orang tertimbun tidak ada EWS.
"EWSnya ada di Padukuhan Jentir dan Grogol, Kalurahan Candirejo yang longsor di Padukuhan Blembem (tidak ada)," ungkapnya.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta meminta agar dampak bencana hidrometeorologi ditangani dengan cepat. Pastikan wilayah dan warga terdampak mendapatkan penanganan maksimal.
"Saya cek langsung ke wilayah terdampak, termasuk titik longsor. Semoga korban dapat segera dievakuasi," kata Sunaryanta. (gun/din) Editor : Editor Content