Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Gunungkidul Muhammad Fajar Nugroho menjelaskan, proyek pembangunan Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Pantai Gesing di Girikarto, Panggang akan dibangun secara bertahap selama 3 tahun ke depan.
Tahun ini, pembangunan tahap satu mulai dilakukan. Dimulai dengan membuka akses jalan keluar dan masuk di lokasi. Kemudian akan dilanjutkan dengan pembangunan penyediaan layanan dasar. “Seperti dermaga, kolam, hingga kantor,” bebernya.
Pembangunan tahap dua, lanjut Fajar, Pemprov DIJ mengalokasikan kembali dana sebesar Rp 118,3 miliar untuk penumbuhan ekonomi jejaring. Sementara tahap akhir adalah program penumbuhan ekonomi industri, dengan anggaran yang digelontorkan sebesar Rp 915,2 juta. "Sesuai dengan masterplan, pembangunan PPI mengusung tema tourism fishing port dan wisata bahari pelabuhan perikanan," ujarnya.
Ke depan, Pelabuhan Pantai Gesing diharapkan mampu menampung lebih dari 30 unit kapal milik nelayan. Aktivitas para nelayan di sisi barat, akan lebih dekat saat melakukan pendaratan. Sehingga diharapkan, kesejahteraan warga pesisir akan meningkat dengan adanya PPI. "Mampu membantu akselerasi pertumbuhan ekonomi wilayah melalui optimalisasi sumber daya kelautan," ucapnya.
Terpisah, Lurah Girikarto, Kapanewon Panggang Sumardiyono mengatakan, pembangunan pelabuhan telah dimulai. Diawali dengan menggarap akses jalan menuju titik lokasi pelabuhan sepanjang 1,5 kilometer. “Tahap awal eksekusi proyek tidak mengganggu jalur wisata, karena dibuat jalan lain. Untuk pembangunan membutuhkan lahan seluas 4,8 hektare," rinci Sumardiyono.
Sementara itu, Kepala Bidang Perparkiran dan PJU Dinas Perhubungan Gunungkidul Ely Siswanta mengaku akan mengusulkan penerangan jalan umum (PJU) di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) ke pantai Gesing. “Sangat penting karena lalu lalang wisatawan padat. Apalagi kalau nanti pelabuhan beroperasi," kata Ely. (gun/eno) Editor : Editor Content