Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Aktivitas Car Free Day Dihentikan Sementara

Editor Content • Senin, 16 Maret 2020 | 16:10 WIB
HADANG KORONA: Kepolisian melakukan sterilisasi fasilitas publik dengan menyemprotkan disinfektan di Wonosari kemarin (15/3). (Polres Gunungkidul for Radar Jogja)
HADANG KORONA: Kepolisian melakukan sterilisasi fasilitas publik dengan menyemprotkan disinfektan di Wonosari kemarin (15/3). (Polres Gunungkidul for Radar Jogja)
RADAR JOGJA – Pemkab Gunungkidul melakukan langkah antisipasi penyebaran Covid-19 atau virus korona. Salah satunya mengurangi kegiatan di luar ruangan yang melibatkan banyak orang di tempat umum.

Seperti aktivitas car free day yang biasa rutin di Alun-alun Wonosari. Kegiatan mengundang massa kemarin (15/3) ditutup untuk sementara. Sejumlah pedagang mengaku kebingungan karena tidak bisa berjualan. Meski sempat mengeluh, mereka akhirnya memilih untuk pulang. "Ditutup karena ada sterilisasi terkait Korona," kata seorang penjual bakso, Sutanto.

Kepala Bidang (Kabid) Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Pemkab Gunungkidul, Supriyanto mengatakan, berdasarkan hasil koordonasi dengan pihak terkait untuk sementara waktu kegiatan car free day dihentikan. "Namun ini kebijakan sementara," kata Supriyanto.

Sementara itu, dalam upaya antisipasi penyebaran virus Korona pejabat Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Pemkab Gunungkidul membersihkan berbagai fasilitas publik di pusat keramaian. "Kegiatan ini kami lakukan sebagai bentuk antisipasi pencegahan virus korona dengan menggunakan cairan disinfektan," kata Kasubbag Humas Polres Gunungkidul Iptu Enny Widiastuti.

Dikatakan, lebih dari 183 orang membersihkan fasilitas publik seperti bangku-bangku di Alun-alun Wonosari, Taman Kuliner, Terminal Wonosari, dan Pasar Argosari. Dalam kesempatan itu juga diadakan sosialisasi menjaga pola hidup sehat.

Bagaimana dengan sektor pariwisata? Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Gunungkidul, Hary Sukmono menyatakan, belum ada intruksi dari pusat untuk menutup kegiatan pariwisata. Dengan begitu, aktivitas piknik di Bumi Handayani berjalan normal. "Kami meminta agar pengelola wisata meningkatkan kewaspadaan," kata Hari Sukmono.

Terpisah Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunungkidul, Bahron Rasyid meminta agar merealisasikan Surat Edaran Menteri Pendidikan Republik Indonesia nomor 3/2020 tertanggal 9 Maret 2020. "Diantaranya, seluruh warga sekolah diimbau untuk tidak berbagi makanan, minuman, termasuk peralatan makan, minum, dan alat musik tiup yang dapat meningkatkan resiko terjadinya penularan penyakit," kata Bahron.

Kemudian menunda kegiatan yang mengumpulkan banyak orang atau kegiatan di lingkungan luar sekolah seperti, berkemah, studi wisata, dan sebagainya mulai besok (hari ini) hingga batas waktu yang belum dapat ditentukan. Membatasi tamu dari luar satuan pendidikan dan semua korwil, pengawas, penilik dan seluruh pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul memantau kondisi di satuan wilayah kerja masing-masing. (gun/bah) Editor : Editor Content
#antisipasi Covid-19 #Covid-19 #Covid-19 Gunungkidul