Bertemu, Berjalan Bersama, Lalu Berpisah: “Hati-Hati di Jalan” Tulus Punya Cerita yang Dalam

Frencia Keliat • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 13:17 WIB
Tulus membawakan lagu dalam sebuah penampilan musik, dengan “Hati-Hati di Jalan” menjadi salah satu karya yang lekat dengan kisah perpisahan.

Sumber foto: https://vt.tiktok.com/ZSbS54TbB/
Tulus membawakan lagu dalam sebuah penampilan musik, dengan “Hati-Hati di Jalan” menjadi salah satu karya yang lekat dengan kisah perpisahan. Sumber foto: https://vt.tiktok.com/ZSbS54TbB/ 

 
YOGYAKARTA - Perpisahan tidak selalu terjadi karena hilangnya rasa sayang. Ada kalanya dua orang masih memiliki perasaan, tetapi harus menerima kenyataan bahwa perjalanan mereka tidak lagi berada di arah yang sama. Kisah tersebut tergambar dalam lagu “Hati-Hati di Jalan” yang dinyanyikan Tulus.

Lagu “Hati-Hati di Jalan” merupakan bagian dari album Manusia yang dirilis Tulus pada 2022. Sejak hadir, lagu ini mendapat perhatian luas dari pendengar karena membawa cerita tentang hubungan, pertemuan, hingga perpisahan yang terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Liriknya menggambarkan perjalanan dua orang yang awalnya bertemu dan merasa memiliki banyak kesamaan. Namun, seiring perjalanan waktu, keduanya menyadari bahwa kebersamaan tidak selalu membawa mereka menuju tujuan yang sama.

Hal tersebut menjadi salah satu alasan lagu ini mudah dirasakan oleh pendengar. Kisah tentang hubungan yang berakhir, meskipun pernah dipenuhi harapan, menjadi pengalaman yang mungkin pernah dirasakan oleh banyak orang.

“Hati-Hati di Jalan” juga tidak menggambarkan perpisahan dengan kemarahan. Sebaliknya, lagu ini menghadirkan kesan bahwa seseorang dapat memilih untuk menerima akhir sebuah hubungan dan tetap memberikan doa baik kepada orang yang pernah menjadi bagian dari hidupnya.

Baca Juga: Saat Hidup Terasa Biasa dan Hati Enggan Merasa, "Teh Hijau" Tulus Mendadak Relate Bagi Gen Z

Bagi anak muda, lagu ini dapat menjadi teman ketika sedang menghadapi fase kehilangan atau mencoba berdamai dengan masa lalu. Musik dan liriknya memberikan ruang untuk mengingat kembali perjalanan yang pernah dilalui tanpa harus terus terjebak di dalamnya.

Menariknya, makna sebuah lagu tentu dapat berbeda bagi setiap pendengar. Ada yang mendengarnya sebagai cerita tentang hubungan asmara, sementara yang lain mungkin mengaitkannya dengan pertemanan, keluarga, atau seseorang yang pernah hadir dalam perjalanan hidup.

Pada akhirnya, “Hati-Hati di Jalan” bukan hanya bercerita tentang berakhirnya sebuah hubungan. Lagu ini juga menggambarkan proses menerima bahwa tidak semua orang yang kita sayangi akan terus berjalan bersama. 

Terkadang, perpisahan menjadi bagian dari perjalanan untuk melanjutkan hidup dengan membawa kenangan yang pernah indah. (Frencia Keliat)

Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Berbagai
rasa sayang Hati-Hati di Jalan album Manusia Tulus perpisahan