Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dari Cassanova Berseragam hingga Ketenangan Mental Pilot, Jerome Kurnia Ungkap Detail Research Aviasi dalam Film Penerbangan Terakhir

Iwa Ikhwanudin • Sabtu, 29 November 2025 | 23:57 WIB
Dari kiri, Benni Setiawan, Jerome Kurnia, dan Tony Ramesh.
Dari kiri, Benni Setiawan, Jerome Kurnia, dan Tony Ramesh.

BANTUL – Aktor muda Jerome Kurnia menghadapi tantangan akting yang unik saat memerankan karakter utama, Kapten Deva Angkasa, dalam film terbaru, Penerbangan Terakhir.

Menurut Produser Tony Ramesh dan Sutradara Benni Setiawan, Jerome dipilih karena memiliki wajah innocent yang mudah dimaafkan perempuan, menjadikannya "pria yang gampang dicintai, tapi susah dibenci", kunci dari karakter playboy atau cassanova dalam cerita.

Namun, Jerome mengaku tantangan terbesar bukan hanya menjadi pria idaman para pramugari, melainkan harus mendalami dunia aviasi yang penuh kedetailan.

“Confidence level jadi naik saat mengenakan seragam pilot. Namun, secara mental, karakter Deva adalah orang gigih dan bangga terhadap profesi. Tantangan terbesar adalah bagaimana cara pengucapan, mental seorang pilot di Indonesia seperti apa, hingga cara berbicara yang real,” ujar Jerome Kurnia, di JAFF Market, JEC Bantul, Sabtu (29/11/2025). 

Untuk memastikan akurasi dan kredibilitas, tim produksi melibatkan pilot dan pramugari asli dalam sesi workshop dan diskusi mendalam. Jerome, yang mengaku penggemar aviasi, memanfaatkan momen ini untuk melakukan research secara total.

“Aviasi adalah detail dan real-nya seperti apa adanya di dunia nyata,” tegas Jerome.

Ia berdiskusi panjang dengan pilot asli tentang berbagai hal:

Ketenangan Pilot: Bagaimana menjaga ketenangan dan menghindari akting yang lebay.

Ritual Pilot: Tempat nongkrong pilot hingga detail kecil cara berbicara.

Mentalitas: Bagaimana mental seorang pilot saat di dalam kokpit dan di luar pekerjaan.

Menurut Produser Tony Ramesh, melibatkan para profesional aviasi ini penting untuk mengungkap dinamika yang terjadi di udara yang jarang dilihat penonton.

Sementara itu, Sutradara Benni Setiawan fokus memastikan penampilan Jerome tetap elegan dan effortless melalui proses reading yang direkam dan ditinjau ulang.

Dalam cerita, Kapten Deva Angkasa dikelilingi oleh pramugari cantik dengan beragam sifat. Jerome menyebut dinamika ini sebagai “the hottest redflag” dalam film.

“Tantangannya adalah bagaimana switch mood menghadapi pramugari yang bermacam sifat. Menghadapi pramugari harus sesuai dengan sifat dan perangai masing-masing,” jelas Jerome, menunjukkan kedalaman karakternya yang harus serba cepat dalam berinteraksi—cerminan sifat pilot yang dituntut serba ontime.

Dengan kombinasi wajah yang "mudah dimaafkan" dan research mendalam tentang ketenangan serta detail profesi pilot, Jerome Kurnia siap menghadirkan sosok Kapten Deva Angkasa yang charming sekaligus profesional di Penerbangan Terakhir. (iwa) 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Jogja NETPAC Asian Film Festival #Research Film #Film Penerbangan Terakhir #Kapten Deva Angkasa #Tony Ramesh #Tantangan Akting #Drama Aviasi #benni setiawan #jogja expo center #Pilot Playboy #jerome kurnia