RADAR JOGJA – Film horor "Abadi Nan Jaya" yang tengah menjadi perbincangan hangat ternyata mengambil latar di beberapa lokasi menawan di Yogyakarta. Dengan nuansa lokal yang kental, film ini berhasil menghadirkan atmosfer yang autentik dan mendalam.
Baca Juga: Sinopsis Film Abadi Nan Jaya: Film Zombie Indonesia yang Mengguncang di Netflix
Sebagian besar syuting "Abadi Nan Jaya" berlangsung di Kalurahan Srimulyo, Kepanewon Piyungan, Kabupaten Bantul. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada keindahan lanskap pedesaan yang mendukung narasi cerita. Menariknya, sebuah bangunan yang tampak sebagai kantor polisi dalam film sebenarnya adalah kandang hewan yang dimodifikasi menjadi set yang meyakinkan.
Baca Juga: Bantuan Langsung Tunai Sementara Tak Kunjung Cair Bikin Keluarga Penerima Manfaat Risau, Bigini Penjelasan Kemenkeu
Aktris Eva Celia, salah satu bintang utama film ini, mengungkapkan bahwa panas terik di Piyungan menjadi tantangan tersendiri selama proses syuting. Para aktor, terutama yang berperan sebagai zombie, harus berjuang dengan kostum dan riasan tebal di bawah sinar matahari yang menyengat.
Baca Juga: Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) 2025: Dari Simbol ke Aksi Nyata
Kehadiran tim produksi "Abadi Nan Jaya" membawa dampak positif bagi warga Srimulyo. Selain mendapatkan kompensasi atas penggunaan lahan, mereka juga merasa bangga karena daerah mereka kini dikenal luas. Beberapa warga bahkan terkejut melihat kampung mereka tampil begitu menawan di layar lebar.
Baca Juga: Prediksi Ajax vs Galatasaray Liga Champions Kamis 6 November Kick Off 03.00, H2H dan Susunan Pemain, Siapa Pemenangnya?
Setelah tayangnya film ini, lokasi syuting "Abadi Nan Jaya" mulai menarik perhatian wisatawan. Banyak penggemar film yang penasaran untuk mengunjungi tempat-tempat yang menjadi latar belakang adegan-adegan menegangkan.
Baca Juga: Topan Maut Terjang Filipina, Korban Tewas Tembus 60 Jiwa
Dengan memadukan elemen horor zombie dan budaya lokal, "Abadi Nan Jaya" tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga mempromosikan keindahan alam serta potensi wisata Yogyakarta. Film ini menunjukkan bahwa lokasi syuting yang tepat dapat memberikan nilai lebih bagi sebuah karya perfilman.
(Laeli Musfiroh)