Salah satu lokasi utama syuting adalah kawasan Piyungan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Aktris utama Eva Celia mengungkap bahwa suhu panas di lokasi syuting sangat menyulitkan tim. “Salah satu tantangan terbesar adalah syuting di Piyungan. Panasnya luar biasa, rasanya satu matahari itu untuk satu orang,” katanya.
Menariknya, sebuah bangunan yang nampak sebagai “kantor polisi” dalam film ternyata aslinya adalah kandang hewan di desa tersebut yang diubah demi keperluan syuting. Tim produksi memanfaatkan struktur lokal untuk membuat set yang autentik.
Proses syuting film ini berlangsung cukup panjang untuk ukuran produksi lokal: disebutkan berlangsung hingga tiga bulan di lokasi seperti Ungaran dan Piyungan, dengan lebih dari 200 ekstras zombie yang dilatih untuk koreografi adegan kejaran.
Efek visual dan riasan makeup-praktis menjadi perhatian khusus. Para figuran zombie tampil dengan tampilan kulit berlubang, tekstur menyerupai kantong semar ini sekaligus menjadi pendekatan kreatif untuk membedakan film dengan zombie genre lainnya.
Warga lokal di Srimulyo dan Piyungan kini merasakan dampak dari produksi film ini. Desa yang sebelumnya relatif sepi perhatian kini menjadi spot yang ramai diperbincangkan, baik oleh penggemar film maupun wisatawan yang ingin melihat lokasi syuting.
Penulis: Adella Haviza
Editor : Bahana.