Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ariyo Wahab Mengaku Harus Tahu Teknis Pesawat saat Perankan Petugas KNKT dalam Film Tukar Takdir

Iwa Ikhwanudin • Rabu, 8 Oktober 2025 | 13:48 WIB
(Dari kiri) Marsha Timothy, Revaldo, Ariyo Wahab, dan Mouly Surya saat menyapa penonton Tukar Takdir di Empire XXI Sleman, Selasa (7/10/2025).
(Dari kiri) Marsha Timothy, Revaldo, Ariyo Wahab, dan Mouly Surya saat menyapa penonton Tukar Takdir di Empire XXI Sleman, Selasa (7/10/2025).

SLEMAN - Ariyo Wahab, pemeran petugas Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bernama Purwanto mengaku harus belajar mendalam soal teknis pesawat terbang. "Karena peran yang aku mainkan di Film Tukar Takdir ini mengharuskan tahu tentang teknis pesawat terbang," ujar Ariyo saat melakukan cinema visit di Empire XXI, Selasa (7/10/2025). 

Purwanto adalah seorang ahli penerbangan. Dia mencoba menguak penyebab jatuhnya pesawat Jakarta Airlines, rute Palu-Cengkareng. 

Tukar Takdir telah rilis 2 Oktober 2025. Menawarkan genre baru dalam dunia perfilman tanah air. 

Sang penulis dan sutradara Tukar Takdir, Mouly Surya berhasil menghadirkan sebuah ketegangan antar karakter dalam situasi kekacauan yang terjadi pasca-tragedi jatuhnya pesawat Jakarta Ailines. Ada melankolia, namun juga amarah. Ada petaka, juga drama.

"Aku memang suka nonton dokumenter National Geographic tentang Air Crash Investigation. Nah, ketika ditawari mengerjakan film dengan cerita serupa dari Starvision, aku tak perlu waktu lama untuk menyanggupi," ujar Mouly. 

Dia exited menyutradarai Tukar Takdir. Apalagi mengambil genre yang tidak banyak diambil sutradara lain di Indonesia. 

"Tukar Takdir menjadi sebuah karyaku yang cukup menguras energi. Terutama bagaimana menghadirkan kondisi pesawat yang mengalami kecelakaan," ujarnya. 

Bersama tim produksi, Mouly membuat set khusus. "Baik pakai pesawat beneran, maupun set model pesawat yang memakai tiang hidrolik di bawahnya," cerita Mouly. 

Melalui film Tukar Takdir, Mouly mengeksplorasi bentuk yang belum pernah dia jelajahi sebelumnya tentang bagaimana sebuah petaka pesawat ditampilkan di layar lebar. 

"Film ini membutuhkan kematangan teknis untuk memberikan hasil yang maksimal. Di luar proses investigasi dan petaka pesawatnya, Tukar Takdir juga berbicara tentang berdamai dengan luka, duka, kehilangan, dan takdir,” ujar Mouly. 

Sedangkan Marsha Timothy (pemeran Dita) tampil mengesankan dalam Tukar Takdir. Suaminya, Raldi (Teddy Syach) diceritakan tewas dalam kecelakaan pesawat itu. Hatinya remuk ketika mengetahui suaminya meninggal dalam kecelakaan pesawat Jakarta Airways 79.

Dita bertemu Rawa (Nicholas Saputra), satu-satunya penumpang yang selamat saat proses investigasi. 

Dita, marah dengan Rawa. Mengapa Rawa yang hidup, bukan suaminya. Amarah Dita semakin memuncak saat tahu bahwa Rawa dan Raldi, suami Dita, bertukar kursi, dan akhirnya bertukar takdir.

"Memerankan Dita cukup sulit. Bagaimana saya harus membangun karakter seorang istri yang ditinggal suami. Sementara, orang yang duduk di kursi suami saya, malah selamat," tutur Marsha yang turut hadir di Empire XXI Sleman. 

Sementara Revaldo (pemeran Adam, pemilik maskapai) mengatakan dirinya belajar banyak dari Film Tukar Takdir ini. "Aku jadi tahu bagaimana melakukan damage control sebuah korporasi," kata Revaldo. 

Sinopsis Film Tukar Takdir produksi Starvision, Cinesurya, dan Legacy Pictures ini menceritakan tentang penerbangan Jakarta Airways 79 yang hilang kontak. 

Dan ketika bangkai ditemukan, Rawa (Nicholas Saputra) adalah satu-satunya penumpang yang selamat membawa pulang luka-luka dan trauma. Selain menjadi saksi dalam investigasi jatuhnya pesawat,

Rawa juga menjadi penyambung duka maupun amarah putri tunggal dari pilot, Zahra (Adhisty Zara) dan istri penumpang yang bertukar tempat duduk dengannya, Dita (Marsha Timothy). (iwa) 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Mouly Surya #tukar takdir film tentang apa #Revaldo #Tukar Takdir #Marsha Timothy Tukar Takdir #ariyo wahab