Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Catat!! Setelah 8 Tahun Vakum, Banda Neira Siap Mengguncang Dunia Musik Tanah Air dengan Tur Sembilan Kota di 2025

Winda Atika Ira Puspita • Selasa, 10 Desember 2024 | 20:45 WIB
Poster Tur Band Banda Neira.
Poster Tur Band Banda Neira.

RADAR JOGJA - Band asal Bandung Banda Neira akhirnya kembali ke dunia musik setelah 8 tahun vakum.

Band yang memiliki lagu-lagu puitis dan melankolis, itu melakukan predebut dengan merombak anggota bandnya.

Mulanya Rara Sekar vokalis 2 dan pemain Biola Banda Neira, memutuskan keluar dari band itu pada 2016, untuk berkarir menyanyi solo dan belajar di Selandia Baru.

Pencarian vokalis baru tak mudah bagi sebuah band. Hal itu yang kemudian menandai kemunduran Banda Neira dalam bermusik.

Hingga, Ananda Badudu vokalis utama, gitaris, sekaligus pendiri Band Banda Neira memutuskan untuk memvakumkan bandnya di tahun tersebut.

Alasan Kembalinya Banda Neira

Selama delapan tahun, baik Ananda dan Rara terus berkarya secara individu.

Namun akhir-akhir ini tampaknya ada angin segar yang menghinggapi Band Banda Neira.

Ananda ingin menghidupkan kembali semangat yang telah ada dan berbagi cerita yang telah dikumpulkan beberapa tahun belakang.

Dalam setiap lagu yang mereka ciptakan, Banda Neira selalu berusaha untuk menyentuh hati pendengar.

Dan mereka ingin melanjutkan tradisi itu dengan karya-karya baru yang lebih bermakna.

Baca Juga: Kasus Pelecehan Seksual Agus Buntung di NTB: Jerat 15 Korban, Polda NTB Lakukan Rekonstruksi

Ananda juga kali ini telah menemukan posisi vokalis baru untuk bandnya, namanya Saron Sakina atau yang lebih dikenal sebagai Sasha itu juga mahir bermain biola seperti Rara.

Rilisan Single dan Album Baru: "Tak Apa Akui Lelah" dan "Tumbuh dan Menjadi"

Single pertama yang mereka luncurkan pada predebut ini berjudul, "Tak Apa Akui Lelah", menjadi pembuka yang manis untuk kembalinya Banda Neira.

Lagu yang menggambarkan perasaan lelah itu sering dialami dalam perjalanan hidup manusia.

Liriknya yang puitis dan melodi yang menyentuh hati berhasil menciptakan resonansi yang kuat dengan pendengar.

Melalui lagu ini, Banda Neira ingin menyampaikan pesan bahwa meskipun hidup penuh tantangan, kita tetap bisa bangkit dan melanjutkan langkah.

Album "Tumbuh dan Menjadi" berisi berbagai lagu yang mengeksplorasi tema pertumbuhan, harapan, dan refleksi.

Setiap lagu memiliki cerita yang mendalam dan melodi yang menyentuh hati, menciptakan pengalaman mendengarkan yang tak terlupakan.

Dengan kombinasi lirik yang kuat dan aransemen musik yang indah, album ini diharapkan dapat menjadi teman bagi pendengar dalam menjalani perjalanan hidup mereka.

Tur 9 Kota Bertajuk Panggung Intim: Berjalan Lebih Jauh

Sebagai bagian dari comeback mereka, Banda Neira juga mengumumkan rencana untuk mengadakan tur di sembilan kota di Indonesia pada tahun 2025.

Tur ini akan dimulai di Solo pada 21 Desember 2024, diikuti oleh Surabaya pada 6 Januari 2025, Yogyakarta pada 19 Januari 2025, Semarang pada 25 Januari 2025, dan Malang pada 26 Januari 2025.

Mereka juga akan tampil di Jakarta pada 1 dan 2 Februari 2025, Bogor pada 7 Februari 2025, Bandung pada 14 dan 15 Februari 2025, serta Bali pada 23 Februari 2025.

Tur ini bukan hanya sekadar konser, tetapi juga merupakan kesempatan bagi mereka untuk berinteraksi langsung dengan penggemar yang telah setia menunggu.

Dalam setiap pertunjukan, mereka akan membawakan lagu-lagu baru dari album "Tumbuh dan Menjadi" serta beberapa lagu lama yang menjadi favorit penggemar, termasuk lagu terkenal mereka, "Sampai Jadi Debu".

Momen ini diharapkan dapat menciptakan ikatan emosional yang lebih kuat antara Banda Neira dan para pendengarnya, serta merayakan kembalinya mereka ke panggung musik dengan penuh suka cita.

Kembalinya Banda Neira setelah delapan tahun vakum adalah sebuah momen yang sangat dinanti.

Dengan single "Tak Apa Akui Lelah" dan album "Tumbuh dan Menjadi", mereka siap untuk kembali mengisi ruang musik Indonesia dengan karya-karya yang bermakna.

Tur sembilan kota di 2025 akan menjadi babak baru dalam perjalanan mereka. (Latri Rastha Dhanastri)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#tur sembilan kota #BAND MUSIK #bandung #dunia musik #banda neira