RADAR JOGJA - Siti Septi Ariyanti, atau yang lebih dikenal sebagai Arie Rieyanthie, baru-baru ini menjadi pusat perhatian setelah secara terbuka membongkar perselingkuhan suaminya di media sosial.
Di balik keberaniannya, Arie ternyata memiliki profil yang menarik sebagai seorang selebgram dan pebisnis yang cukup sukses.
Lahir pada 8 September 1987, Arie yang kini berusia 36 tahun merupakan sosok yang aktif di media sosial dan dikenal memiliki ribuan pengikut di Instagram dengan akun @arie_rieyanthie.
Sebagai selebgram, Arie sering bekerja sama dengan berbagai merek produk kecantikan hingga klinik estetika untuk endorsing.
Tidak hanya aktif sebagai content creator, ia juga seorang pebisnis yang telah menjalankan usaha di bidang kuliner dan bahan pangan.
Arie diketahui memiliki bisnis makanan sei sapi bernama Seiway yang menawarkan berbagai menu daging sapi khas dan disukai banyak pelanggan.
Di samping itu, Arie juga mengembangkan usaha bernama Kaia Fresh Daily yang menyediakan sayuran segar untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari.
Keuletan dan semangat bisnisnya ini membuat Arie semakin dikenal di kalangan pengikutnya sebagai sosok inspiratif.
Dalam kehidupan pribadinya, Arie menikah dengan Bimo Aryo Tejo selama lebih dari 16 tahun dan telah dikaruniai tiga putra.
Baca Juga: Kevin Diks, Noa Leatomu dan Estella Loupatty Sah Dapat Persetujuan dari Komisi XIII DPR RI untuk Kewarganegaraan Indonesia
Namun, beberapa waktu lalu ia mengungkap dugaan perselingkuhan sang suami yang diketahui putra sulung mereka yang berusia 14 tahun.
Arie menjelaskan bahwa unggahan ini bukan bertujuan untuk membuka aib, melainkan untuk memberikan efek jera.
Meski tengah mengalami permasalahan pribadi, Arie tetap berusaha kuat dan profesional.
Dalam unggahan-unggahan terbarunya, ia menegaskan bahwa dirinya akan terus menjaga kesejahteraan keluarga dan fokus menjalani karier serta bisnis yang telah ia bangun.
Berbekal pengalaman sebagai ibu, pebisnis, dan selebgram, Arie Rieyanthie menciptakan dampak positif bagi banyak orang yang terinspirasi oleh ketegaran dan semangatnya.
Editor : Winda Atika Ira Puspita