RADAR JOGJA - Penyanyi internasional Agnez Mo kembali menjadi sorotan publik di tengah skandal besar yang menjerat rapper Amerika Serikat, P Diddy.
Agnez Mo, yang dulu dikenal sebagai Agnes Monica, sempat menyampaikan pandangannya tentang sisi gelap industri hiburan Hollywood, yang kini diungkit kembali di media sosial.
Dalam sebuah unggahan ulang di akun X @galeligiroo pada Kamis (26/9/2024), Agnez pernah mengatakan bahwa Hollywood adalah sebuah jebakan.
Dia menyebut, "Hollywood bagi saya adalah perangkap," sambil tertawa. Pernyataan ini kembali viral setelah skandal yang melibatkan P Diddy mencuat ke publik.
Video lain yang tak kalah ramai dibicarakan adalah pengakuan Agnez Mo dalam podcast bersama Daniel Mananta.
Di sana, Agnez mengungkap pengalaman ketika dia berkarier di Amerika Serikat. Agnez mengaku pernah ditawarkan promosi di klub malam, namun bukan sembarang klub, melainkan klub tari tanpa busana atau strip club.
Menurutnya, hal itu dianggap sebagai cara yang efektif untuk mendapatkan sorotan, terutama bagi artis baru.
Agnez Mo mengaku bahwa ia menolak tawaran tersebut, meskipun bayaran yang ditawarkan sangat besar.
Dalam pengakuannya, Agnez mengungkap bayaran tersebut bahwa hanya dengan tampil selama 30 menit di tiga klub striptis, dirinya bisa mendapat bayaran sebesar Rp 1 miliar dalam satu malam.
"Saat itu, gue ditelepon label dan manajemen gue, mereka bilang ada tiga klub striptis yang ingin gue datang selama 30 menit. DJ akan memutar lagu gue, dan gue hanya perlu berada di sana, lalu pulang," jelas Agnez.
Lebih lanjut, Agnez mengungkapkan bahwa tim manajemennya kaget saat dirinya menolak tawaran tersebut.
"Mereka bilang, 'Tunggu dulu, apa?’. Buat mereka itu kayak hal yang nggak normal (untuk ditolak)," ujar Agnez.
Dia juga menambahkan bahwa keputusan tersebut berdampak pada promosi lagunya, yang hanya berjalan setengah dari potensi penuhnya.
Agnez Mo menegaskan bahwa keputusan menolak tawaran tersebut didasari oleh nilai-nilai religius yang ia anut.
Dia merasa tidak bisa menerima tawaran yang bertentangan dengan prinsipnya sebagai seorang anak Tuhan.
"Aku harus bilang tidak pada hal-hal tertentu yang menurutku tidak sesuai dengan nilai-nilai yang aku anut sebagai anak Tuhan," tambahnya.
Pernyataan ini kembali disorot oleh warganet yang mengaitkannya dengan skandal P Diddy.
Banyak yang berpendapat bahwa promosi di klub striptis merupakan bagian dari sisi kelam Hollywood, yang kini terbongkar lewat kasus P Diddy.
Namun, Agnez Mo memilih untuk tidak menanggapi isu yang mengaitkan namanya dengan skandal tersebut.
Di tengah kontroversi yang melibatkan P Diddy, warganet pun ramai-ramai memuji sikap Agnez Mo yang teguh memegang prinsipnya dan menjaga norma sebagai seorang publik figur Indonesia di industri musik Amerika.